Di Balik Barisan, Ada Keberanian untuk Memimpin

Suasana pagi membangunkan semangat yang sudah terisi di sepanjang hari Minggu di rumah. Energi penuh telah mereka bawa menuju ke lapangan sekolah tercinta, Spemdaba. Terlihat lebih bergairah untuk memulai rangkaian kegiatan sekolah sepekan ke depan. Datang lebih pagi untuk memulai sekolah dengan agenda rutin, upacara bendera hari Senin.

Tepat pukul 06.30, Lapangan sekolah mulai ramai dengan barisan peserta upacara, mulai dari murid SD Mutu Kagumi, Spemdaba, hingga Smamusix. Bapak dan ibu guru takkalah bersemangat untuk mengatur barisan para murid di tiap-tiap jenjang. Pagi ini, Spemdaba berkesempatan tampil menjadi petugas upacara. Empat belas murid bersiap dengan bekal latihan yang sudah dikemas minggu lalu.

Senin sebelumnya, mereka berdiri di barisan peserta upacara. Kemarin mereka menyaksikan kakak-kakak kelas (Smamusix) menjadi petugas upacara. Kali ini, mereka berdiri di depan peserta upacara, menjadi contoh adik-adik SD Mutu Kagumi, dan disaksikan bapak/ibu guru. Pak Sudarno, Kesiswaan Spemdaba, percaya bahwa mereka yang terpilih menjadi petugas mampu menampilkan yang terbaik.

Mereka mengambil peran, Azka memandu rangkaian upacara, sedangkan Akbar Maulana mempimpin jalannya upacara. Di barisan para peserta upacara, tampak tiga pemimpin barisan, yaitu Egi (barisan SD), Akmal (barisan SMP), dan Arrafa (barisan SMA). Sementara itu, Jibran, Risma, dan Rumi dipercaya menjadi pengibar Sang Merah Putih.

Di bagian yang lain, Naira bertugas membacakan UUD 1945, Ziva membacakan Janji Siswa/Pelajar Muhammadiyah, dan Syifa membacakan doa. Sementara itu, lagu pengiring pengibaran bendera, Indonesia Raya, menyanyikan Mars Muhammadiyah, dan Rukun Sama Teman dipimpin oleh Faiza, sebagai dirigen.

Menjadi petugas upacara bukan sekadar berdiri di depan barisan. Pemimpin upacara belajar mengambil tanggung jawab dan mengatur jalannya kegiatan. Pemimpin barisan belajar menjaga ketertiban. Pembaca teks belajar berbicara dengan percaya diri. Pengibar bendera belajar tentang ketepatan, kedisiplinan, dan kekompakan.

Hal itu sejalan dengan amanat yang disampaikan oleh pembina upacara. Muhammad Reban, S.Pd., M.Pd., Ketua Dikdasmen dan PNF PCM Kecamatan Balongpanggang, berkesempatan menjadi pembina upacara yang dijemput oleh Muhammad Akbar. Berangkat bersama datangnya pembina upacara, Citra bertugas sebagai ajudan yang membawa teks Pancasila.

Dalam amanatnya, pembina upacara mengingatkan, bahwa momen upacara bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan juga menjadi momentum untuk mendoakan para pahlawan dan meneruskan langkah perjuangannya. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan dengan melakukan hal-hal baik sesuai dengan zamannya.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa disiplin dapat dimulai dari hal sederhana, yakni ketepatan waktu dalam memulai dan menyelesaikan upacara. Perihal jalannya upacara, beliau juga mengevaluasi peserta upacara yang masih terlihat kurang khidmat. Masih ada peserta yang berbicara sendiri, bermain-main, dan tidak fokus. Hal ini tentu tidak mengindahkan kekhidmatan upacara. Oleh karena itu, pembina upacara kembali menekankan untuk lebih disiplin dan lebih baik lagi di upacara-upacara berikutnya.

Di sini, mereka belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, dan penghormatan terhadap sejarah. Dari lapangan Spemdaba ini, langkah kecil dimulai, menuju pribadi-pribadi yang lebih arif di kemudian hari.

Terima kasih, petugas upacara, pada Senin (10/8/2026)

  1. Pembina Upacara: M. Reban, S.Pd., M.Pd.
  2. MC: Azka
  3. Pemimpin Upacara: Akbar Maulana
  4. Pengibar Bendera: Jibran, Risma, Rumi
  5. Pembaca Pancasila: Citra
  6. Pemimpin Barisan SMA: Arrafa
  7. Pemimpin Barisan SMP: Akmal
  8. Pemimpin Barisan SD: Egi
  9. Dirigen: Faiza
  10. Penjemput: Muhammad Akbar
  11. Pembaca UUD: Naira
  12. Pembaca Janji Siswa: Ziva
  13. Pembaca Doa: Syifa

Penulis: Dwiki Ayu Pramudya, S.Pd.

Dokumentasi: Alfian Haris Budianto, S.M.

No Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *