Blog
-
KOPASMUDA Raih Juara Bina 2 di LKBB Speed 1, Bukti Kerja Keras dan Kekompakan Tim

Balongpanggang, 2 Mei 2026 — Tim KOPASMUDA kembali menunjukkan eksistensinya dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Speed 1 tingkat SMP se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Balongpanggang. Dalam kompetisi tersebut, KOPASMUDA berhasil meraih Juara Bina 2 serta membawa pulang piala dan sertifikat sebagai hasil dari perjuangan mereka.
Ajang ini menjadi salah satu lomba bergengsi yang diikuti oleh berbagai tim terbaik dari berbagai daerah. Di tengah persaingan yang ketat, KOPASMUDA mampu tampil percaya diri dengan barisan yang rapi, gerakan yang tegas, serta kekompakan yang terus terjaga dari awal hingga akhir penampilan.
Prestasi yang diraih kali ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari latihan rutin, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim.
Pihak kesiswaan turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Langkah boleh lelah, tapi semangat tak pernah kalah. Alhamdulillah, prestasi ini menjadi peningkatan dari lomba sebelumnya. Bukti bahwa setiap proses tidak pernah mengkhianati hasil. Juara Bina 2 kami persembahkan sebagai pijakan untuk melangkah lebih tinggi. LKBB bukan hanya baris-berbaris, tapi tentang kekompakan, mental, dan perjuangan. Tetap kuat, KOPASMUDA.” ungkap Alfian, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Spemdaba.
Bang Akbar, sebagai pelatih juga memberikan pesan penuh motivasi kepada para anggota.
“Jangan menyerah sebelum mencoba, kalah menang hanya untuk pelajaran jangan dibuat tekanan yang namanya lomba sudah pasti ada kalah ada menang. Kalian harus tetap berusaha, masalah juara kita pasrahkan kepada Allah Swt. untuk hasil yang pantas buat kita.”
Sementara itu, danton tim, Anjelina, menyampaikan semangat untuk terus berkembang.
“Kita di sini sama-sama berusaha, saya berusaha kalian juga berusaha kita sama-sama belajar. Jangan karena hasil yang belum memuaskan di hati kalian, kita menyerah untuk mencoba hal-hal selanjutnya. Masih banyak lomba di luar sana, perjalanan kita juga masih panjang. Juara kali ini kita jadikan pengalaman dan pelajaran untuk bisa meraih hasil yang lebih tinggi lagi.”
Adapun anggota tim KOPASMUDA yang berpartisipasi dalam lomba ini adalah:
1. Adinda Anjelina Oktafia
2. Zidna Bilhamdi Akhsan Tsalasa
3. Ragil Hakim
4. Muhammad Jibran Al-fath
5. Mawlana Jallaludin Rumi
6. Arrafa Aprilio Pratama
7. Rheza Pramudya Egi Ramadhan
8. Rizka Ma’rifatusofia
9. Moch Akbar Maulana Putra Alim Pratama
10. Syahda Risma Putri
11. Aatifa Zahra Salsabila Putri
12. Miftahul Jannah
13. Elsa Anindya Rahma

Prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi ke depannya. Dengan semangat, dedikasi, dan kebersamaan yang terus dijaga, KOPASMUDA diharapkan mampu terus mengukir prestasi di berbagai ajang berikutnya.
Selamat & Sukses KOPASMUDA!
Penulis: Syifa Nuril Azzahra
Editor: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Alfian Haris Budianto
-
Merajut Kembali Kebersamaan dalam Hangatnya Halalbihalal Sekolah

Balongpanggang 30 Maret 2026 — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pascalebaran, Idulfitri 1447 H, SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) selenggarakan kegiatan Halalbihalal sebagai bentuk ungkapan rasa syukur. Di lain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekolah. Halalbihalal menjadi acara yang selalu di nanti dan menjadi tradisi Spemdaba sampai saat ini yang dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah, setelah libur hari raya. Spirit dalam Halalbihalal adalah untuk saling memanfaatkan kesalahan antarsatu dengan yang lainnya.
Kegiatan ini dilakukan di Musala K.H. Ahmad Dahlan pada Senin (30/3) pagi. Maulana Jalaluddin Rumi, ketua PR. IPM Spemdaba menyampaikan bahwa acara ini sebagai wadah seluruh warga sekolah untuk kembali ke fitri.
“Melalui momen Halalbihalal ini, kita dipertemukan kembali dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Di acara ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang serta menguatkan kembali kebersamaan yang sudah terjalin.” ujarnya.
Pada kesempatan ini semua guru dan murid diharapkan selalu membuka hati untuk saling memaafkan. Dalam interaksi sosial tidak luput kadang terselip kekhilafan. Hal ini senada dengan ungkapan kepala sekolah, Bapak Abdul Rahman, S.Pd., dalam sambutan hangatnya. Misalnya bentakan seorang guru terhadap murid bukan berarti hal tersebut dimaknai dengan membenci, melainkan sebagai bentuk ketegasan dan pengajaran kepada murid agar tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama. Begitu juga sesama teman sebaya, terkadang karena berbeda pendapat memicu sikap membenci, bahkan pulang takjarang terjadi pertengkaran.

Menariknya, serangkain acara ini diiringi dengan kajian Islami singkat yang disampaikan oleh Ustaz Muh. Muslikh, S.Ag., M.Pd.I. Beliau menyampaikan sedikit pesan, “Setelah satu bulan kita melaksanakan puasa Ramadan dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Swt., maka sudah selayaknya kita juga meminta maaf atas dosa kita pada sesama manusia agar kita benar-benar terlahir kembali sebagai manusia yang fitri.” tegasnya.
Setelah kajian singkat seluruh guru dan murid bersalam-salaman untuk melebur segala dosa dan kesalahan. Dipenghujung acara, pengurus IPM telah menyiapkan permainan jajanan ringan yang akan dibagikan kepada seluruh warga sekolah. Jajan-jajanan tersebut dihimpun rapi dengan benang wol putih dikaitkan satu sama lain, sejumlah warga sekolah. Setiap guru dan murid akan mendapat satu benang wol yang harus ditarik untuk mendapatkan hadiah. Ini menjadi pengalaman yang menarik, bukan melihat dari nilai jajannya, melainkan nilai kebersamaan yang sedang dibangun.
Meski hakikatnya orang yang memanfaatkan lebih mulia daripada meminta maaf, saling memaafkan sangat dianjurkan untuk menabur rasa empati dan memperkokoh silaturahmi di antara sesama manusia.
Penulis: Naira Aswa Fahira
Editor: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Ziva (Bidang MKTI)
-
Ukir Keindahan Ayat Suci, Murid Spemdaba Raih Juara 1 Lomba Kaligrafi di Kampung Ramadan 2026

Goresan indah ayat suci Al-Qur’an dalam kertas mengantarkan murid SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang meraih prestasi gemilang. Dalam ajang Kampung Ramadan 2026, murid Spemdaba berhasil meraih juara 1 Lomba Kaligrafi tingkat SMP. Berbagai lomba diselenggarakan dalam event ini oleh Syariah Fair Jatim sejak tahun 2023 untuk menyemarakkan bulan Ramadan dengan sasaran peserta dari jenjang TK/RA hingga SMP.
Terdapat beberapa kategori lomba, yaitu tahfiz, menggambar, mewarnai, dan kaligrafi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 6 – 8 Maret 2026. Selain perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kajian Islami dan talkshow dengan beragam tema yang ditujukan bagi anak-anak hingga orang tua, khususnya terkait pendidikan Islam dan parenting.
Lomba kaligrafi tingkat SMP dilaksnakan pada Ahad, 8 Maret 2026 di Balai Pemuda Surabaya yang diikuti oleh peserta tingkat SMP dari berbagai daerah, khususnya Surabaya. Tema lomba kaligrafi adalah “Mengukir Keindahan Ayat, Raih Pahala dan Prestasi” yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni menulis ayat-ayat Al-Qur’an.
Rara, yang bernama lengkap Marcelina Ayu Andira, dikenal sebagai murid yang memiliki bakat menggambar. Dalam kesempatan ini ia mulai menunjukkan keterampilan melalui lomba kaligrafi yang menjadi ajang pertama yang diikutinya. Sempat tidak optimis, namun Rara berhasil mengungguli 25 peserta lainnya dan menjadi juara 1.
Selama 60 menit ia menggambar lafaz bismillah yang begitu simpel tetapi jelas sesuai dengan intruksi lomba. Rara menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengolah keindahan huruf Arab menjadi karya kaligrafi yang estetis dan mempunyai makna. Ia mempercantik kaligrafi dengan warna pastel sesuai dengan warna favoritnya.
Berkat ketekunan dalam berlatih dan kreativitas yang terus di asah, kaligrafi Rara berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengharumkan nama sekolah. Hal ini menjadi wujud semangat bahwa setiap kesempatan harus dimanfaatkan dengan baik serta keberanian untuk bersaing dengan siapa pun.
“Jujur saya merasa insecure karena langsung berkompetisi di Kota Surabaya. Awalnya ragu, namun saya ingin mencoba. Alhamdulillah dapat juara dan saya menjadi lebih semangat untuk mengembangkan bakat dan siap ikut event-event yang lain.” semangatnya.
Partisipasi dalam kompetisi ini sebagai bentuk dukungan sekolah dalam mengembangkan bakat dan minat murid dalam bidang seni. Melalui semnagat juara yang telah ditorehkan Rara, semoga dapat memantik teman-teman yang lain utnuk terus berkarya, berprestasi, an membawa nama Spemdaba ebih harum di berbgai kegiatan lomba.

Penulis dan Dokumentasi: Dwiki Ayu Pramudya
-
Pidato Empat Bahasa Mewarnai Kegiatan Ahad Pagi

Murid SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggag (Spemdaba) eksis berpidato empat bahasa di kegiatan Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Balongpanggang. Kegiatan rutin yang digelar setiap bulan pada pekan ketiga ini menyasar seluruh jamaah Muhammadiyah se-Kecamatan Balongpanggang.
Suasana pagi di halaman Masjid Al-Huda terlihat ramai nan khidmat dengan antusiasme jamaah yang hadir meluangkan waktu untuk mendengarkan kajian bersama mulai pukul 06.00 hingga 7.00 WIB. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, tampilan spesial dari murid Spemdaba, dan ceramah agama.
Dalam kesempatan tersebut, lima murid Spemdaba telah disiapkan untuk meramaikan praacara kegiatan Ahad Pagi dengan bimbingan dari Bu Dianty dan Bu Lifya. Pidato empat bahasa yang berjudul “Amal Saleh sebagai Bukti Keimanan” itu disampaikan secara bergantian dalam bahasa Arab oleh Risdha Putri, bahasa Indonesia oleh Annora, bahasa Inggris oleh Ziva, serta bahasa Jawa oleh Azka. Sementara itu, Shakila bertugas sebagai pengantar acara.
Penceramah pagi ini adalah Ustad H. Nasir Fahmi, MHI, wakil ketua PDM Kota Mojokerto, menyampaikan tiga hal pentinya yang salah satunya membahas tentang menyambut bulan Ramadan. Secara lugas, Ustaz Nasir memberikan pemantik, “Kapan kita mulai berpuasa?” yang kemudian jamaah kompak menjawab pada 18 Februari 2026. Namun, Ustaz Nasir menegaskan kembali bahwa bulan puasa di mulai pada 1 Ramadan 1447 H.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Nasir menekankan pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan agar mampu meraih ketakwaan dan menjadikan Ramadan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menyampaikan lima amalan utama yang perlu dibiasakan, yaitu menjaga lisan saat berpuasa dari perkataan kotor, ghibah, dan amarah; melaksanakan salat tarawih berjamaah hingga witir bersama imam yang pahalanya dicatat seperti salat satu malam penuh; serta memperbanyak membaca Al-Qur’an sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Selain itu, Ustaz Nasir juga mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir dan doa karena terdapat waktu-waktu mustajab bagi orang yang berpuasa, terutama sejak awal puasa hingga menjelang berbuka. Amalan kelima yang perlu dilakukan selama Ramadan adalah melaksanakan iktikaf di masjid, sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.
Selamat menyambut bulan penuh berkah, mari kembali meningkatkan ketakwaan, semoga segala keberkahan mampu diraih. Aamiin.

Penulis: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Lifyatul Ummah
-
Meneguhkan Pendidikan Berkemajuan, Guru Spemdaba Ikuti Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam dan Kokurikuler berbasis Teknologi

Peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 menuntut guru untuk peka dan adaptif dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Dalam upaya tersebut, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menyelenggarakan pelatihan guru sebagai langkah peningkatkan kapasitas dan keterampilan pedagogis yang menunjang proses pembelajaran. Ibu Tria Heni Agustina, S.Kom., M.Pd., menjadi pemateri dalam Pelatihan Penyusunan RPP dengan Pendekatan Mendalam (Deep Learning) serta Perencanaan Kokurikuler dengan tema “Mengoptimalkan Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (22/01/2026) mulai pukul 12.30 – 16.30 WIB, di ruang guru.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru-guru Spemdaba sebagai wujud komitmen sekolah untuk memperdalam kompetensi pendidik yang difokuskan pada merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Melalui pelatihan ini, guru dibekali ruang refleksi, diskusi, dan praktik agar mampu menerjemahkan konsep pembelajaran mendalam ke dalam perencanaan yang sesuai dengan prinsip dan pengalaman belajar dengan pendekatan mendalam.
Untuk mengawali kegiatan, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, Abdul Rahman, S.Pd., menyampaikan dalam sambutannya bahwa ini adalah ruang belajar bersama. Mengingat sebanyak 80% guru di Spemdaba merupakan guru baru yang tergolong masih muda-muda. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan ini menjadi pemantik dan momentum untuk membangun budaya belajar yang lebih berkualitas.
Dilanjut sesi pemaparan materi pertama, yakni tentang pendekatan Pembelajaran Mendalam yang dibahas tuntas melalui rumus 8334 (8 Dimensi Profil Lulusan, 3 Prinsip Pembelajaran Mendalam, 3 Pengalaman Belajar, dan 4 Kerangka Pembelajaran). Ibu Tria menekankan bahwa rumus ini perlu dikuasai guru di luar kepala karena menjadi dasar utama dalam penyusunan RPP.
Pada sesi materi kedua, guru juga dibekali dengan pemahaman tentang perencanaan kokurikuler yang menjadi penguat kegiatan intrakurikuler. Forum Kombel (Komunitas Belajar) guru dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi, termasuk dalam merancang kegiatan kokurikuler. Dalam diskusi tersebut, teridentifikasi bahwa sebagian guru memerlukan pemahaman yang lebih mendalam terkait teknis pelaksaan. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakan pelatihan dengan menghadirkan pemateri untuk memberikan penguatan dan kejelasan konsep.
Interaksi antara guru dengan pemateri berlangsung aktif dengan dialog interaktif. Pada setiap pembahasan, guru menyambut materi dengan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan kondisi serta kebutuhan sekolah. Diskusi pun berlangsung dengan lancar melalui dialog dan studi kasus yang dikaitkan langsung dengan permasalahan sehari-hari yang dihadapi guru Spemdaba.
Antusias guru ini menjadi salah satu indikator untuk memperbarui dan mengembangkan ilmu. Guru tidak hanya diarahkan untung merancang pembelajaran sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai denah pembelajaran yang mampu memberikan dampak nyata bagi proses belajar murid.
Harapan besar kembali tumbuh pascakegiatan ini, yakni terwujudnya perencanaan pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler yang lebih bermakna dan berdampak bagi murid, serta senada dengan dimensi profil lulusan yang menjadi aspek krusial dalam konteks pendidikan berkarakter saat ini.
Penulis: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Indah Tri Utami Ningsih

-
Merangkai Perjalanan Iman, PR IPM Spemdaba Peringati Isra Mikraj di Masjid An-Nur

Balongpanggang – SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) memperingati Isra Mikraj 1447 Hijriah pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. serta memperdalam pemahaman pelajar terhadap peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Untuk menyegarkan suasana seluruh warga sekolah, kegiatan ini sengaja dikonsep memaknai perjalanan nabi, yakni menggelar kegiatan di luar sekolah. Masjid An-Nur Dusun Kampung, Desa Pucung menjadi pilihan sebagai tempat terselengaranya kegiatan ini.
Peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan PR IPM Spemdaba diisi dengan kegiatan rutinitas yang diikuti seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan diawali dengan kegiatan rutin harian seperti di sekolah, yaitu salat dhuha. Muara dari kegiatan ini tentu pada sesi kajian yang bertema perjalanan ajaib Nabi Muhammad saw. saat menerima perintah salat.
Usai salat dhuha, murid mempersiapkan diri di halaman masjid An-Nur untuk mengikuti pawai berkeliling di sekitar Dusun Kampung. Pawai menggunakan tema busana muslim berwarna putih dan dilengkapi papan poster berisikan ucapan memperingati Isra Mikraj yang dibuat sendiri oleh murid Spemdaba. Seluruh peserta tampak antusias dan bersemangat untuk berjalan mengelilingi Dusun Kampung, melewati rumah-rumah warga dengan tertib dan penuh kegembiraan. Tidak hanya itu, murid Spemdaba juga membawa jajanan dan membagikan kepada warga sekitar.
Seusai melakukan pawai, murid diminta untuk duduk bershaf dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh Bapak Imam Buhkhari S.Pd., selaku pemateri hari ini. Serangkaian acara dimulai pukul 07.00 – 9.30 WIB dengan titik pengantaran dan penjemputan wali murid di sekitar halaman masjid An-Nur. Ini menjadi momen perjalanan baru bagi murid dan wali murid yang biasanya berlokasi di sekolah.
Selama kegiatan, seluruh murid mengikuti dengan seksama. Murid laki-laki menempati barisan depan dan murid perempuan menempati barisan bagian belakang. Bapak dan Ibu guru juga turut mendampingi kegiatan ini dengan penuh antusias. Rangkaian kegiatan ditutup dengan do’a oleh Bapak Imam Bukhari S.Pd., sekaligus pemateri kegiatan ini.

Penulis: Anggraini
Editor: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Bidang MKTI (Media Komunikasi, Teknologi, dan Informasi)
-
Pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang

Kegiatan pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) dilaksanakan pada Senin, 13 Januari 2026 bertempat di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Kegiatan ini merupakan agenda awal untuk menandai dimulainya pelaksanaan PLP I mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik.
Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PLP I pada kesempatan ini berjumlah 12 orang, dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Acara dibuka secara resmi dengan pembukaan, sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Gema Wahyu Ilahi agar kegiatan PLP I dapat berjalan dengan lancar dan penuh manfaat. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dengan khidmat sebagai wujud rasa cinta tanah air serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Rangkaian acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Azrul Dwi Ramadhana selaku ketua kelompok PLP I, menyampaikan perkenalan anggota kelompok serta harapan agar pelaksanaan PLP I dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Syaiful Huda, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing PLP I di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Beliau berharap agar mahasiswa dapat memperoleh ilmu serta pengalaman tentang dunia persekolahan yang kelak dapat dijadikan bekal berharga untuk masa depan, karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Muhammad Reban, M.Pd. selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa untuk menjadi pribadi yang berwibawa, seorang guru harus memiliki jiwa pengajar yang tinggi. Menurut beliau, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk mengabdi, sebab menjadi guru bukan hanya mengajar, tetapi memberi teladan dan membentuk masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan PLP I berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan PLP I dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi pengajaran dan profesionalisme, serta membawa pengalaman berharga dari dunia persekolahan sebagai bekal menjadi pendidik yang berilmu, berakhlak, dan berwibawa.
Penulis: Azrul Dwi Ramadhana
Editor: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Dika
-
Ketua PCM Balongpanggang Resmikan Ruang Kelas Baru, Semangat dan Harapan Baru Kembali Digaungkan Spemdaba

SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menggelar acara syukuran untuk meresmikan ruang kelas baru yang dibangun selama satu bulan melalui bantuan pemerintah pusat dari Jakarta senilai Rp305.753.000. Sebagai langkah awal, acara sykuran digelar sebagai salah rangkaian acara peresmian pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Seluruh civitas akademika Spemdaba menghadiri acara ini, sekaligus tamu undangan yang menjadi saksi rasa syukur dan suka cita atas berdirinya satu bangunan ini. Pemotongan tumpeng dan doa bersama menandai diresmikannya ruang kelas baru dan siap dimanfaatkan untuk murid-murid Spemdaba.
Abdul Rahman, S.Pd., kepala sekolah, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terbaik kepada pemerintah pusat atas jangkauan bantuan yang telah diberikan. Tentu ini tidak akan terwujud tanpa dukungan pihak lain, seperti Majelis Dikdasmen yang senantiasa mendampingi proses sampai akhir.
Muhammad Reban, S.Pd., M.Pd., ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kecamatan Balongpanggang sekaligus wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana, juga menyampaikan bahwa ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran. Dengan fasilitas yang lebih memadai tentu dapat menunjang proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang lebih aman, nyaman, dan bermakna bagi peserta didik.
Secara simbolis, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Balongpanggang, Mulyadi, S.Pd., meresmikan dengan pemotongan tumpeng pertama yang diberikan kepada kepala sekolah. Dengan diresmikannya dalam acara syukuran ini, ruang kelas baru mulai bisa dimanfaatkan oleh seluruh guru dan murid untuk kegiatan belajar. Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di berbagai daerah, khususnya di daerah pedesaan.
“Terima kasih kepada kepala sekolah dan majelis dikdasmen telah berupaya semaksimal mungkin. Mudah-mudahan tidak berhenti di satu bangunan ini. Mengingat ini bantuan dari pusat yang juga lampu hijau bagi SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Mudah-mudahan nantinya bisa melanjutkan pembangunan.” harapnya.
Acara syukuran ini ditutup dengan ramah tamah serta makan bersama seluruh tamu undangan. Selain itu, harapan besar juga senantiasa digaungkan, dari kelas baru ini nantinya akan lahir generasi-generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan berkemajuan.

Penulis: Dwiki Ayu Pramudya
Dokumentasi: Indah Tri dan Ziva