Tag: #spemdaba

  • KOPASMUDA Raih Juara Bina 2 di LKBB Speed 1, Bukti Kerja Keras dan Kekompakan Tim

    Balongpanggang, 2 Mei 2026 — Tim KOPASMUDA kembali menunjukkan eksistensinya dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Speed 1 tingkat SMP se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Balongpanggang. Dalam kompetisi tersebut, KOPASMUDA berhasil meraih Juara Bina 2 serta membawa pulang piala dan sertifikat sebagai hasil dari perjuangan mereka.

    Ajang ini menjadi salah satu lomba bergengsi yang diikuti oleh berbagai tim terbaik dari berbagai daerah. Di tengah persaingan yang ketat, KOPASMUDA mampu tampil percaya diri dengan barisan yang rapi, gerakan yang tegas, serta kekompakan yang terus terjaga dari awal hingga akhir penampilan.

    Prestasi yang diraih kali ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari latihan rutin, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim.

    Pihak kesiswaan turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

    “Langkah boleh lelah, tapi semangat tak pernah kalah. Alhamdulillah, prestasi ini menjadi peningkatan dari lomba sebelumnya. Bukti bahwa setiap proses tidak pernah mengkhianati hasil. Juara Bina 2 kami persembahkan sebagai pijakan untuk melangkah lebih tinggi. LKBB bukan hanya baris-berbaris, tapi tentang kekompakan, mental, dan perjuangan. Tetap kuat, KOPASMUDA.” ungkap Alfian, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Spemdaba.

    Bang Akbar, sebagai pelatih juga memberikan pesan penuh motivasi kepada para anggota.

    “Jangan menyerah sebelum mencoba, kalah menang hanya untuk pelajaran jangan dibuat tekanan yang namanya lomba sudah pasti ada kalah ada menang. Kalian harus tetap berusaha, masalah juara kita pasrahkan kepada Allah Swt. untuk hasil yang pantas buat kita.”

    Sementara itu, danton tim, Anjelina, menyampaikan semangat untuk terus berkembang.

    “Kita di sini sama-sama berusaha, saya berusaha kalian juga berusaha kita sama-sama belajar. Jangan karena hasil yang belum memuaskan di hati kalian, kita menyerah untuk mencoba hal-hal selanjutnya. Masih banyak lomba di luar sana, perjalanan kita juga masih panjang. Juara kali ini kita jadikan pengalaman dan pelajaran untuk bisa meraih hasil yang lebih tinggi lagi.”

    Adapun anggota tim KOPASMUDA yang berpartisipasi dalam lomba ini adalah:

    1. Adinda Anjelina Oktafia

    2. Zidna Bilhamdi Akhsan Tsalasa

    3. Ragil Hakim

    4. Muhammad Jibran Al-fath

    5. Mawlana Jallaludin Rumi

    6. Arrafa Aprilio Pratama

    7. Rheza Pramudya Egi Ramadhan

    8. Rizka Ma’rifatusofia

    9. Moch Akbar Maulana Putra Alim Pratama

    10. Syahda Risma Putri

    11. Aatifa Zahra Salsabila Putri

    12. Miftahul Jannah

    13. Elsa Anindya Rahma

    Prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi ke depannya. Dengan semangat, dedikasi, dan kebersamaan yang terus dijaga, KOPASMUDA diharapkan mampu terus mengukir prestasi di berbagai ajang berikutnya.

    Selamat & Sukses KOPASMUDA!

    Penulis: Syifa Nuril Azzahra

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Alfian Haris Budianto

  • Merajut Kembali Kebersamaan dalam Hangatnya Halalbihalal Sekolah

    Balongpanggang 30 Maret 2026  — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pascalebaran, Idulfitri 1447 H, SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) selenggarakan kegiatan Halalbihalal sebagai bentuk ungkapan rasa syukur. Di lain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekolah. Halalbihalal menjadi acara yang selalu di nanti dan menjadi tradisi Spemdaba sampai saat ini yang dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah, setelah libur hari raya. Spirit dalam Halalbihalal adalah untuk saling memanfaatkan kesalahan antarsatu dengan yang lainnya.

    Kegiatan ini dilakukan di Musala K.H. Ahmad Dahlan pada Senin (30/3) pagi. Maulana Jalaluddin Rumi, ketua PR. IPM Spemdaba menyampaikan bahwa acara ini sebagai wadah seluruh warga sekolah untuk kembali ke fitri.

    “Melalui momen Halalbihalal ini, kita dipertemukan kembali dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Di acara ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang serta menguatkan kembali kebersamaan yang sudah terjalin.” ujarnya.

    Pada kesempatan ini semua guru dan murid diharapkan selalu membuka hati untuk saling memaafkan. Dalam interaksi sosial tidak luput kadang terselip kekhilafan. Hal ini senada dengan ungkapan kepala sekolah, Bapak Abdul Rahman, S.Pd., dalam sambutan hangatnya. Misalnya bentakan seorang guru terhadap murid bukan berarti hal tersebut dimaknai dengan membenci, melainkan sebagai bentuk ketegasan dan pengajaran kepada murid agar tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama. Begitu juga sesama teman sebaya, terkadang karena berbeda pendapat memicu sikap membenci, bahkan pulang takjarang terjadi pertengkaran.

    Menariknya, serangkain acara ini diiringi dengan kajian Islami singkat yang disampaikan oleh Ustaz Muh. Muslikh, S.Ag., M.Pd.I. Beliau menyampaikan sedikit pesan, “Setelah satu bulan kita melaksanakan puasa Ramadan dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Swt., maka sudah selayaknya kita juga meminta maaf atas dosa kita pada sesama manusia agar kita benar-benar terlahir kembali sebagai manusia yang fitri.” tegasnya.

    Setelah kajian singkat seluruh guru dan murid bersalam-salaman untuk melebur segala dosa dan kesalahan. Dipenghujung acara, pengurus IPM telah menyiapkan permainan jajanan ringan yang akan dibagikan kepada seluruh warga sekolah. Jajan-jajanan tersebut dihimpun rapi dengan benang wol putih dikaitkan satu sama lain, sejumlah warga sekolah. Setiap guru dan murid akan mendapat satu benang wol yang harus ditarik untuk mendapatkan hadiah. Ini menjadi pengalaman yang menarik, bukan melihat dari nilai jajannya, melainkan nilai kebersamaan yang sedang dibangun.

    Meski hakikatnya orang yang memanfaatkan lebih mulia daripada meminta maaf, saling memaafkan sangat dianjurkan untuk menabur rasa empati dan memperkokoh silaturahmi di antara sesama manusia.

    Penulis: Naira Aswa Fahira

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Ziva (Bidang MKTI)

  • Meneguhkan Pendidikan Berkemajuan, Guru Spemdaba Ikuti Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam dan Kokurikuler berbasis Teknologi

    Peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 menuntut guru untuk peka dan adaptif dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Dalam upaya tersebut, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menyelenggarakan pelatihan guru sebagai langkah peningkatkan kapasitas dan keterampilan pedagogis  yang menunjang proses pembelajaran. Ibu Tria Heni Agustina, S.Kom., M.Pd., menjadi pemateri dalam Pelatihan Penyusunan RPP dengan Pendekatan Mendalam (Deep Learning) serta Perencanaan Kokurikuler dengan tema “Mengoptimalkan Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (22/01/2026) mulai pukul 12.30 – 16.30 WIB, di ruang guru.

    Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru-guru Spemdaba sebagai wujud komitmen sekolah untuk memperdalam kompetensi pendidik yang difokuskan pada merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.  Melalui pelatihan ini, guru dibekali ruang refleksi, diskusi, dan praktik agar mampu menerjemahkan konsep pembelajaran mendalam ke dalam perencanaan yang sesuai dengan prinsip dan pengalaman belajar dengan pendekatan mendalam.

    Untuk mengawali kegiatan, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, Abdul Rahman, S.Pd., menyampaikan dalam sambutannya bahwa ini adalah ruang belajar bersama. Mengingat sebanyak 80% guru di Spemdaba merupakan guru baru yang tergolong masih muda-muda. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan ini menjadi pemantik dan momentum untuk membangun budaya belajar yang lebih berkualitas.

    Dilanjut sesi pemaparan materi pertama, yakni tentang pendekatan Pembelajaran Mendalam yang dibahas tuntas melalui rumus 8334 (8 Dimensi Profil Lulusan, 3 Prinsip Pembelajaran Mendalam, 3 Pengalaman Belajar, dan 4 Kerangka Pembelajaran). Ibu Tria menekankan bahwa rumus ini perlu dikuasai guru di luar kepala karena menjadi dasar utama dalam penyusunan RPP.

    Pada sesi materi kedua, guru juga dibekali dengan pemahaman tentang perencanaan kokurikuler yang menjadi penguat kegiatan intrakurikuler. Forum Kombel (Komunitas Belajar) guru dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi, termasuk dalam merancang kegiatan kokurikuler. Dalam diskusi tersebut, teridentifikasi bahwa sebagian guru memerlukan pemahaman yang lebih mendalam terkait teknis pelaksaan. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakan pelatihan dengan menghadirkan pemateri untuk memberikan penguatan dan kejelasan konsep.

    Interaksi antara guru dengan pemateri berlangsung aktif dengan dialog interaktif. Pada setiap pembahasan, guru menyambut materi dengan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan kondisi serta kebutuhan sekolah. Diskusi pun berlangsung dengan lancar melalui dialog dan studi kasus yang dikaitkan langsung dengan permasalahan sehari-hari yang dihadapi guru Spemdaba.

    Antusias guru ini menjadi salah satu indikator untuk memperbarui dan mengembangkan ilmu. Guru tidak hanya diarahkan untung merancang pembelajaran sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai denah pembelajaran yang mampu memberikan dampak nyata bagi proses belajar murid.

    Harapan besar kembali tumbuh pascakegiatan ini, yakni terwujudnya perencanaan pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler yang lebih bermakna dan berdampak bagi murid, serta senada dengan dimensi profil lulusan yang menjadi aspek krusial dalam konteks pendidikan berkarakter saat ini.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Indah Tri Utami Ningsih

  • Merangkai Perjalanan Iman, PR IPM Spemdaba Peringati Isra Mikraj di Masjid An-Nur

    Balongpanggang – SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) memperingati Isra Mikraj 1447 Hijriah pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. serta memperdalam pemahaman pelajar terhadap peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Untuk menyegarkan suasana seluruh warga sekolah, kegiatan ini sengaja dikonsep memaknai perjalanan nabi, yakni menggelar kegiatan di luar sekolah. Masjid An-Nur Dusun Kampung, Desa Pucung menjadi pilihan sebagai tempat terselengaranya kegiatan ini.

    Peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan PR IPM Spemdaba diisi dengan kegiatan rutinitas yang diikuti seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan diawali dengan kegiatan rutin harian seperti di sekolah, yaitu salat dhuha. Muara dari kegiatan ini tentu pada sesi kajian yang bertema perjalanan ajaib Nabi Muhammad saw. saat menerima perintah salat.

    Usai salat dhuha, murid mempersiapkan diri di halaman masjid An-Nur untuk mengikuti pawai berkeliling di sekitar Dusun Kampung. Pawai menggunakan tema busana muslim berwarna putih dan dilengkapi papan poster berisikan ucapan memperingati Isra Mikraj yang dibuat sendiri oleh murid Spemdaba. Seluruh peserta tampak antusias dan bersemangat untuk berjalan mengelilingi Dusun Kampung, melewati rumah-rumah warga dengan tertib dan penuh kegembiraan. Tidak hanya itu, murid Spemdaba juga membawa jajanan dan membagikan kepada warga sekitar.

    Seusai melakukan pawai, murid diminta untuk duduk bershaf dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh Bapak Imam Buhkhari S.Pd., selaku pemateri hari ini. Serangkaian acara dimulai pukul 07.00 – 9.30 WIB dengan titik pengantaran dan penjemputan wali murid di sekitar halaman masjid An-Nur. Ini menjadi momen perjalanan baru bagi murid dan wali murid yang biasanya berlokasi di sekolah.

    Selama kegiatan, seluruh murid mengikuti dengan seksama. Murid laki-laki menempati barisan depan dan murid perempuan menempati barisan bagian belakang. Bapak dan Ibu guru juga turut mendampingi kegiatan ini dengan penuh antusias. Rangkaian kegiatan ditutup dengan do’a oleh Bapak Imam Bukhari S.Pd., sekaligus pemateri kegiatan ini.

    Penulis: Anggraini

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Bidang MKTI (Media Komunikasi, Teknologi, dan Informasi)

  • Pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang

    Kegiatan pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) dilaksanakan pada Senin, 13 Januari 2026 bertempat di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Kegiatan ini merupakan agenda awal untuk menandai dimulainya pelaksanaan PLP I mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik.

    Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PLP I pada kesempatan ini berjumlah 12 orang, dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

    Acara dibuka secara resmi dengan pembukaan, sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Gema Wahyu Ilahi agar kegiatan PLP I dapat berjalan dengan lancar dan penuh manfaat. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dengan khidmat sebagai wujud rasa cinta tanah air serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

    Rangkaian acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Azrul Dwi Ramadhana selaku ketua kelompok PLP I, menyampaikan perkenalan anggota kelompok serta harapan agar pelaksanaan PLP I dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

    Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Syaiful Huda, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing PLP I di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Beliau berharap agar mahasiswa dapat memperoleh ilmu serta pengalaman tentang dunia persekolahan yang kelak dapat dijadikan bekal berharga untuk masa depan, karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan.

    Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Muhammad Reban, M.Pd. selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa untuk menjadi pribadi yang berwibawa, seorang guru harus memiliki jiwa pengajar yang tinggi. Menurut beliau, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk mengabdi, sebab menjadi guru bukan hanya mengajar, tetapi memberi teladan dan membentuk masa depan.

    Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan PLP I berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan PLP I dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi pengajaran dan profesionalisme, serta membawa pengalaman berharga dari dunia persekolahan sebagai bekal menjadi pendidik yang berilmu, berakhlak, dan berwibawa.

    Penulis: Azrul Dwi Ramadhana

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Dika

  • Ketua PCM Balongpanggang Resmikan Ruang Kelas Baru, Semangat dan Harapan Baru Kembali Digaungkan Spemdaba

    SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menggelar acara syukuran untuk meresmikan ruang kelas baru yang dibangun selama satu bulan melalui bantuan pemerintah pusat dari Jakarta senilai Rp305.753.000. Sebagai langkah awal, acara sykuran digelar sebagai salah rangkaian acara peresmian pada Sabtu, 10 Januari 2026.

    Seluruh civitas akademika Spemdaba menghadiri acara ini, sekaligus tamu undangan yang menjadi saksi rasa syukur dan suka cita atas berdirinya satu bangunan ini. Pemotongan tumpeng dan doa bersama menandai diresmikannya ruang kelas baru dan siap dimanfaatkan untuk murid-murid Spemdaba.

    Abdul Rahman, S.Pd., kepala sekolah, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terbaik kepada pemerintah pusat atas jangkauan bantuan yang telah diberikan. Tentu ini tidak akan terwujud tanpa dukungan pihak lain, seperti Majelis Dikdasmen yang senantiasa mendampingi proses sampai akhir.

    Muhammad Reban, S.Pd., M.Pd., ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kecamatan Balongpanggang sekaligus wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana, juga menyampaikan bahwa ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran. Dengan fasilitas yang lebih memadai tentu dapat menunjang proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang lebih aman, nyaman, dan bermakna bagi peserta didik.

    Secara simbolis, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Balongpanggang, Mulyadi, S.Pd., meresmikan dengan pemotongan tumpeng pertama yang diberikan kepada kepala sekolah. Dengan diresmikannya dalam acara syukuran ini, ruang kelas baru mulai bisa dimanfaatkan oleh seluruh guru dan murid untuk kegiatan belajar. Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di berbagai daerah, khususnya di daerah pedesaan. 

    “Terima kasih kepada kepala sekolah dan majelis dikdasmen telah berupaya semaksimal mungkin. Mudah-mudahan tidak berhenti di satu bangunan ini. Mengingat ini bantuan dari pusat yang juga lampu hijau bagi SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Mudah-mudahan nantinya bisa melanjutkan pembangunan.” harapnya.

    Acara syukuran ini ditutup dengan ramah tamah serta makan bersama seluruh tamu undangan. Selain itu, harapan besar juga senantiasa digaungkan, dari kelas baru ini nantinya akan lahir generasi-generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan berkemajuan.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Indah Tri dan Ziva

  • Kader PR IPM Spemdaba Tuntaskan Karantina dan Pemira Jelang LDKS

    Balongpanggang – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) kembali menyelenggarakan kegiatan bertajuk kepemimpinan, yakni Karantina PR IPM Spemdaba tahun 2025. Sebagai upaya penguatan pemahaman dalam bidang organisasi, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh murid kelas VII dan VIII yang berjumlah 80 murid serta 35 murid kelas IX sebagai panitia, pendamping, dan pengawas. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari sejak 1 – 5 Desember 2025 setelah kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil tahun ajaran 2025-2026.

    Kegiatan yang dibuka oleh Kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, pada hari pertama ini, rutin dilaksanakan dengan berbagai agenda yang menarik, mulai dari materi, Forum Grup Discussion (FGD) hingga simulasi kegiatan kampanye visi dan misi calon ketua PR IPM Spemdaba periode selanjutnya. Panitia telah mengemas kegiatan yang cukup padat, dimulai lebih pagi dari biasanya, yakni pukul 06.00 WIB – 11.00 WIB.

    “Kegiatan ini harus dilaksanakan dengan niat dan hati yang ikhlas untuk belajar menjadi pemimpin. Dengan modal utama dua hal tersebut, insyaallah tujuan akan tercapai untuk mencetak generasi yang tangguh, solid, dan visioner sesuai dengan tema kegiatan hari ini.” tandas Bapak Abdul Rahman, S.Pd.

    Hari pertama, peserta mendapatkan materi Ke-IPM-an dari dua narasumber, yaitu Sahid Risky Setiawan, S.Pd., dan Yoga Aditya Rusdianto dari PC IPM Balongpanggang periode 2018 – 2020. Dilanjut dengan materi Kepemimpinan di hari kedua, Bapak Safiq Abdillah, S.T., M.M, Gr. sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Gresik periode 2023 – 2027, sengaja dihadirkan untuk memantik semangat kepemimpinan murid Spemdaba.

    Seluruh murid Spemdaba sangat antusias mengikuti kelas bersama di serangkaian kegiatan Karantina. Ini adalah ruang di mana mereka belajar bersama untuk membangun pendekatan sebelum berkolaborasi dalam organisasi IPM selama satu periode ke depan.

    Sebagai tindak lanjut materi, peserta juga melakukan praktik dan simulasi, seperti membuat administrasi program kerja hingga debat visi dan misi. Dengan berbekal materi yang telah didapat di hari sebelumnya, peserta juga didampingi langsung oleh pimpinan IPM periode sebelumnya. Momen ini menjadi penuh makna karena mereka bersama-sama belajar menyusun kegiatan secara sistematis. Untuk meningkatkan peran aktif seluruh peserta, kegiatan diselingi ice breaking dan dilanjutkan dengan mini debat. Dalam sesi ini, peserta mempresentasikan visi dan misi serta melatih kemampuan berargumentasi secara santun.

    Puncak kegiatan ini adalah bermalam di sekolah. Agenda malam ini adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya yang dimulai dari ketua umum dan seluruh bidang. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara bagi murid kelas VIII untuk mengetahui minat dan kesiapan mereka dalam ber-IPM.

    Karantina PR IPM Spemdaba resmi ditutup oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Alfian Haris Budianto, S.M., dengan harapan seluruh murid dapat menerapkan dengan baik apa yang telah didapat selama kegiatan ini.

    Tidak berhenti pada rangkaian Karantina, kegiatan ini dilanjutkan dengan Pemira (Pemilihan Raya) IPM yang menjadi agenda penting dan dinantikan oleh seluruh warga Spemdaba. Melalui proses Karantina yang intensif, terpilih sejumlah peserta terbaik yang kemudian maju sebagai kandidat Ketua IPM untuk menyampaikan dan mengampanyekan visi serta misi kepemimpinannya. Terdapat empat kandidat, yaitu:

    1. M. Jibran Al-Fath
    2. M. Jalaluddin Rumi
    3. Dwi Azka S.
    4. M. Akbar Maulana Putra A. P

    Ananda M. Jalaludin Rumi berhasil memperoleh suara terbanyak dalam Pemira IPM yang diikuti oleh seluruh warga sekolah serta wali murid Spemdaba. Partisipasi wali murid dalam kegiatan ini, yang dilaksanakan bersamaan dengan pengambilan rapor semester ganjil, menjadi wujud kolaborasi aktif positif antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter dan demokrasi di lingkungan sekolah.

    Sebagai tindak lanjut dari seluruh rangkaian pengkaderan ini, kegiatan akan ditutup dengan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada Rabu – Kamis, 17 – 18 Desember 2025 di Pacet, Mojokerto, yang sekaligus menjadi agenda pelantikan pengurus IPM terpilih. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kepengurusan IPM yang tangguh, solid, dan visioner dalam menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.

    Penulis: M. Nur Akbar

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Enjelina dan Alfian

  • Pemenang Sayembara Menulis Hari Guru Nasional 2025

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Selamat kepada para pemenang Sayembara Menulis Hari Guru Nasional 2025!

    Karya kalian bukan hanya indah dibaca, tetapi juga mampu menyentuh hati. Terima kasih telah menyalakan cahaya literasi di Spemdaba. Tulisan kalian adalah bukti bahwa kata-kata dapat menjadi jembatan yang menghubungkan rasa, kenangan, dan penghargaan. Teruslah menulis, teruslah bercerita, dunia membutuhkan suara kalian.

    Pemenang dua peserta super terbaik:

    1. Mohammad Nur Akbar (9B)
    2. Rizka Ma’rifatussofia (9B)

    Pemenang lima peserta terbaik:

    1. Putri Yasmin Dwi Meylina Candy (9B)
    2. Salsabila Safa Rahma Wati (9A)
    3. Devalina Andienia Rahma (9A)
    4. Adinda Anjelina Oktafia (9A)
    5. Nayla April Azzahra (7B)

    Tidak menang bukan berarti tidak hebat. Setiap tulisan yang masuk adalah karya penuh rasa dan kejujuran, dan itu sudah merupakan kemenangan tersendiri. Dalam menulis, yang terpenting bukan siapa yang menang, tetapi siapa yang berani menceritakan hal yang paling dekat dengan hatinya. Terima kasih telah berani menuliskannya.

    Tetap semangat! Kalian sudah melangkah lebih jauh dibanding mereka yang tak pernah mulai. Perjalanan literasi kalian baru saja dimulai.

    Seluruh pemenang akan mendapat apresiasi menarik dan sertifikat apresiasi literasi dari perpustakaan Spemdaba. Apresiasi akan dibagikan pada Sabtu, 29 November 2025 pukul 11.00 WIB.

    Informasi lebih lanjut hubungi Pustakawan Spemdaba!

    Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Salam Literasi

    Perpustakaan SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang

  • Menjejakkan Diri dalam Ruang Tumbuh Bersama Jurnalis dan Influencer Hebat

    Gelas kosong kembali ditampilkan dalam ruang yang lengkap dengan sajian butir-butir ilmu. Pengais-pengais ilmu hadir dengan kesiapan mengisi gelas itu untuk dibagikan kepada khalayak, bahwa ini adalah bagian dari katalisator. Ruang hall yang berisi orang-orang hebat terasa sejuk di tengah pemanasan dialog antara narasumber dan moderator. Pena dan kertas tak diberi kesempatan untuk tetap memaku di meja yang dibalut dengan kain hitam elegan. Sebotol air mineral turut menemani goresan pena yang memadati kertas kosong berlabel Grand Whiz.

    Kegiatan bertajuk Journalist & Influnecer Camp dengan tema  Cultivating Muhammadiyah Content Creator for Global Impact” ini digelar oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan tujuan menyongsong kiprah literasi dakwah digital Muhammadiyah di berbagai elemen. Dua narasumber dihadirkan pada Sabtu (8/11/2025) di Hotel Granz Whiz, Trawas, untuk menyulut semangat literasi peserta dalam dunia kepenulisan dan dinamika media digital.

    Suhartoko, Ketua MPID PDM Gresik sekaligus redaktur senoir giri.mu, menegaskan bahwa kegiatan ini untuk melambungkan kapasitas bagi peserta agar mampu menggerakaktifkan dakwah digital lewat berita dan konten media sosial. Selain itu, ia juga menambahkan, mengingat 90 peserta kegiatan ini berasal dari AUM se-Kabupaten Gresik, penting kiranya untuk memulai dukungan dakwah digital di tempat masing-masing sembari mengepakkan sayap lebih tinggi di berbagai platform.

    Dua pemateri dengan eksistensi yang gemilang turut menyongsong kegiatan yang berlangsung dua hari ini. Pertama, Drs. Andriono, seorang jurnalis senior, pegiat literasi, dan penulis banyak buku sukses memantik semangat menulis para peserta. Dengan gaya retorika yang ringan dan akrab memadukan bahasa Jawa membuat pemirsa merasa dekat dan mudah terhubung. Pentingnya menjadi penulis yang tidak terpengaruh cara instan menjadi topik pembuka untuk merespons sat-setnya perkembangan teknologi digital.

    “Kalau tiap hari makan roti,

    Bisa-bisa tak mau makan roti,

    Kalau tiap hari pakai ChatGPT,

    Bisa jadi hilang jati diri.” tandasnya dalam kemasan pantun.

    Menggarisbawahi paparan Lima Teknik Menulis Feature, Andriono mengenalkan teknik martabak dengan membeberkan berbagai informasi terlebih dahulu untuk melahirkan tulisan yang ideal. Selain itu, anatomi bonsai juga menjadi pelengkap dalam menajamkan pengetahuan terkait  feature. Tampilan bonsai terlihat pendek tetapi utuh dan menarik terlihat dari liukan batang dan ranting menambah nilai estetik.

    Narasumber kedua, Muhammad Irwan, CEO @infogresik, juga sukses menyulut semangat bermedia sosial. Ia menyampaikan fokus materi tentang Instagram yang menjadi salah satu media eksistensi dakwah digital melalui poster dan reels. Di hari kedua, tidak hanya reseptif menerima materi, peserta juga menjadi produktif dalam sesi praktik, yakni membuat feature (berita kisah) dan konten reels. Di era ini, dakwah perlu dibungkus dengan cara-cara yang menarik agar memiliki kesan dekat dengan setiap orang. Jika dahulu dakwah menjadi langka dan dominan dalam forum mimbar, maka saat ini dakwah dapat ditemui dalam satu kali klik, baik yang berupa tulisan maupun video singkat.

    Perjalanan dan proses ini mampu memantik setiap penulis untuk merefleksikan diri dalam balutan karya abadi. Menggoreskan pena dalam ruang digital menjadi langkah strategis untuk mentrasformasikan berbagai kabar dan informasi. Hadirnya penulis-penulis yang kompeten, dimulai dari kontributor web, menjadi langkah konkret kader Muhammadiyah menuju dakwah digital yang berdaya dan berdampak.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Panitia JIC dan Alfian Haris Budianto

  • Paduan Kata dan Karya, Murid Spemdaba Raih Dua Gelar Juara II

    Gresik – Kembali menunjukkan eksistensinya yang dikemas dalam visi sekolah BERIMAN (Berprestasi, Generasi Qur’ani, Kreatif, Mandiri), SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang berhasil meraih juara II kategori lomba pidato bahasa Arab dan Karya Ilmiah di ajang Festival Faqih Usman (FFU) ke-9 tahun 2025. Kompetisi yang rutin digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik dalam bidang akademin maupun nonakademik.

    Tahun ini, Spemdaba mengirimkan delapan peserta terbaik untuk mengikuti berbagai lomba. Adapun rincian kategori dan peserta lomba yang mewakili Spemdaba adalah sebagai berikut:

    1. Pidato Bahasa Arab: Risdha Putri Utami
    2. Pidato Bahasa Inggris: Khairun Nisa
    3. Duta Sekolah: Rizka Ma’rifatussofia dan Muhammad Nur Akbar
    4. Karya Ilmiah: Naira Aswa Fahira dan M. Akbar Putra
    5. Olimpiade Matematika: Ragil Hakim
    6. Olimpiade IPA: Muhammad Ary

    Serangkaian lomba ini dilakukan secara daring dengan mengabadikan diri dalam bentuk video sebagai bagian dari babak penyisihan dalam rentang waktu 20 September hingga 16 Oktober 2025. Berdasarkan hasil penyisihan, enam peserta terbaik dari masing-masing kategori lomba akan masuk ke babak final secara luring pada Sabtu, 1 November 2025 di Hall Sang Pencerah, Universitas Muhammadiyah Gresik. Ini adalah momen puncak kegiatan yang mempertemukan para finalis semua kategori lomba untuk memperebutkan juara.

    Rizka dan Akbar, sebagai Duta Sekolah, tampil dengan menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik dan sopan santun yang mencerminkan karakter murid Spemdaba. Meski belum berhasil meraih kemenangan, Rizka dan Akbar tetap menunjukkan semangatnya dengan bersiap mencoba di kesempatan yang lain.

    Kategori olimpiade MIPA yang diikuti oleh Ary dan Ragil, menjadi pengalaman yang berkesan mengingat ini adalah momen lomba pertama yang mereka ikuti. Kegagalan masuk babak final menjadi motivasi bagi mereka untuk belajar dan berlatih lebih giat lagi.

     “Kekalahan kali ini bukan akhir, melainkan langkah awal menuju kesuksesan berikutnya.” semangat Akbar.

    Putri dan Nisa juga tampil percaya diri dalam menyampaikan pidatonya dengan pelafalan yang jelas serta intonasi yang tepat. Putri berhasil meraih juara II. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang tidak hanya berjalan di dalam kelas, tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi di luar kelas. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengasah kemampuan berbahasa dan berani tampil di depan umum.

    Tidak kalah menarik, tim Karya Ilmiah, Naira dan Akbar, juga berhasil meraih juara yang sama. Mereka mengangkat judul “Pemanfaatan Nasi Basi sebagai Sumber Mikroorgnisme Lokal (MOL) dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Cangkang Telur” yang terkesan sederhana namun memberi dampak yang bermakna. Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan ilmu pengetahuan. Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, melainkan juga menjadi bukti bahwa ide sederhana dapat membawa perubahan besar jika dikemas dengan kreativitas dan kerja keras. Melalui lomba ini, murid belajar untuk berpikir kritis, meneliti, dan menyampaikan gagasan ilmiah secara sistematis.

    “Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, yang terpenting adalah pengalaman dan semangat belajar yang didapat dari lomba ini.” tegas Naira.

    Kepala SMP Muhammadiyah 2 menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat juang, kerja keras, serta dedikasi murid dan guru pembina lomba sepanjang proses kompetisi. Beliau menegaskan bahwa kemenangan adalah bonus, pengalaman dalam berproses yang menjadi modal utama untuk tetap tumbuh dan berkembang.

    Guru pembina lomba juga turut mengapresiasi semangat murid Spemdaba dalam ajang ini. Dianty Nur Fitri, S.Pd., selaku guru pembina pidato bahasa Arab, menuturkan, “Sejak awal saya sudah menyampaikan kepada Putri bahwa ia memiliki kemampuan lebih dari yang ia kira. Ia hanya perlu percaya diri dan yakin bisa menampilkan yang lebih baik saat final. Hari ini terbukti, meskipun awalnya masuk final di urutan keenam, Putri berhasil meraih juara II.”

    Sebagai guru pembina ekstrakurikuler dan lomba Karya Ilmiah, Mu’nisatuz Zahroh, S.Pd. juga menegaskan bahwa apapun hasilnya tetaplah percaya pada proses. Semangat berproses itulah yang membawa mereka meraih juara.

    Dengan kemenangan ini, Spemdaba kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, beriman, dan berprestasi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

    Penulis: Rizka Ma’rifatussofia

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Mu’nisatuz Zahroh