Tag: #Balongpanggang

  • KOPASMUDA Raih Juara Bina 2 di LKBB Speed 1, Bukti Kerja Keras dan Kekompakan Tim

    Balongpanggang, 2 Mei 2026 — Tim KOPASMUDA kembali menunjukkan eksistensinya dalam ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Speed 1 tingkat SMP se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Balongpanggang. Dalam kompetisi tersebut, KOPASMUDA berhasil meraih Juara Bina 2 serta membawa pulang piala dan sertifikat sebagai hasil dari perjuangan mereka.

    Ajang ini menjadi salah satu lomba bergengsi yang diikuti oleh berbagai tim terbaik dari berbagai daerah. Di tengah persaingan yang ketat, KOPASMUDA mampu tampil percaya diri dengan barisan yang rapi, gerakan yang tegas, serta kekompakan yang terus terjaga dari awal hingga akhir penampilan.

    Prestasi yang diraih kali ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari latihan rutin, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh anggota tim.

    Pihak kesiswaan turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

    “Langkah boleh lelah, tapi semangat tak pernah kalah. Alhamdulillah, prestasi ini menjadi peningkatan dari lomba sebelumnya. Bukti bahwa setiap proses tidak pernah mengkhianati hasil. Juara Bina 2 kami persembahkan sebagai pijakan untuk melangkah lebih tinggi. LKBB bukan hanya baris-berbaris, tapi tentang kekompakan, mental, dan perjuangan. Tetap kuat, KOPASMUDA.” ungkap Alfian, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Spemdaba.

    Bang Akbar, sebagai pelatih juga memberikan pesan penuh motivasi kepada para anggota.

    “Jangan menyerah sebelum mencoba, kalah menang hanya untuk pelajaran jangan dibuat tekanan yang namanya lomba sudah pasti ada kalah ada menang. Kalian harus tetap berusaha, masalah juara kita pasrahkan kepada Allah Swt. untuk hasil yang pantas buat kita.”

    Sementara itu, danton tim, Anjelina, menyampaikan semangat untuk terus berkembang.

    “Kita di sini sama-sama berusaha, saya berusaha kalian juga berusaha kita sama-sama belajar. Jangan karena hasil yang belum memuaskan di hati kalian, kita menyerah untuk mencoba hal-hal selanjutnya. Masih banyak lomba di luar sana, perjalanan kita juga masih panjang. Juara kali ini kita jadikan pengalaman dan pelajaran untuk bisa meraih hasil yang lebih tinggi lagi.”

    Adapun anggota tim KOPASMUDA yang berpartisipasi dalam lomba ini adalah:

    1. Adinda Anjelina Oktafia

    2. Zidna Bilhamdi Akhsan Tsalasa

    3. Ragil Hakim

    4. Muhammad Jibran Al-fath

    5. Mawlana Jallaludin Rumi

    6. Arrafa Aprilio Pratama

    7. Rheza Pramudya Egi Ramadhan

    8. Rizka Ma’rifatusofia

    9. Moch Akbar Maulana Putra Alim Pratama

    10. Syahda Risma Putri

    11. Aatifa Zahra Salsabila Putri

    12. Miftahul Jannah

    13. Elsa Anindya Rahma

    Prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi ke depannya. Dengan semangat, dedikasi, dan kebersamaan yang terus dijaga, KOPASMUDA diharapkan mampu terus mengukir prestasi di berbagai ajang berikutnya.

    Selamat & Sukses KOPASMUDA!

    Penulis: Syifa Nuril Azzahra

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Alfian Haris Budianto

  • Merajut Kembali Kebersamaan dalam Hangatnya Halalbihalal Sekolah

    Balongpanggang 30 Maret 2026  — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pascalebaran, Idulfitri 1447 H, SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) selenggarakan kegiatan Halalbihalal sebagai bentuk ungkapan rasa syukur. Di lain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekolah. Halalbihalal menjadi acara yang selalu di nanti dan menjadi tradisi Spemdaba sampai saat ini yang dilaksanakan pada hari pertama masuk sekolah, setelah libur hari raya. Spirit dalam Halalbihalal adalah untuk saling memanfaatkan kesalahan antarsatu dengan yang lainnya.

    Kegiatan ini dilakukan di Musala K.H. Ahmad Dahlan pada Senin (30/3) pagi. Maulana Jalaluddin Rumi, ketua PR. IPM Spemdaba menyampaikan bahwa acara ini sebagai wadah seluruh warga sekolah untuk kembali ke fitri.

    “Melalui momen Halalbihalal ini, kita dipertemukan kembali dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Di acara ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang serta menguatkan kembali kebersamaan yang sudah terjalin.” ujarnya.

    Pada kesempatan ini semua guru dan murid diharapkan selalu membuka hati untuk saling memaafkan. Dalam interaksi sosial tidak luput kadang terselip kekhilafan. Hal ini senada dengan ungkapan kepala sekolah, Bapak Abdul Rahman, S.Pd., dalam sambutan hangatnya. Misalnya bentakan seorang guru terhadap murid bukan berarti hal tersebut dimaknai dengan membenci, melainkan sebagai bentuk ketegasan dan pengajaran kepada murid agar tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama. Begitu juga sesama teman sebaya, terkadang karena berbeda pendapat memicu sikap membenci, bahkan pulang takjarang terjadi pertengkaran.

    Menariknya, serangkain acara ini diiringi dengan kajian Islami singkat yang disampaikan oleh Ustaz Muh. Muslikh, S.Ag., M.Pd.I. Beliau menyampaikan sedikit pesan, “Setelah satu bulan kita melaksanakan puasa Ramadan dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah Swt., maka sudah selayaknya kita juga meminta maaf atas dosa kita pada sesama manusia agar kita benar-benar terlahir kembali sebagai manusia yang fitri.” tegasnya.

    Setelah kajian singkat seluruh guru dan murid bersalam-salaman untuk melebur segala dosa dan kesalahan. Dipenghujung acara, pengurus IPM telah menyiapkan permainan jajanan ringan yang akan dibagikan kepada seluruh warga sekolah. Jajan-jajanan tersebut dihimpun rapi dengan benang wol putih dikaitkan satu sama lain, sejumlah warga sekolah. Setiap guru dan murid akan mendapat satu benang wol yang harus ditarik untuk mendapatkan hadiah. Ini menjadi pengalaman yang menarik, bukan melihat dari nilai jajannya, melainkan nilai kebersamaan yang sedang dibangun.

    Meski hakikatnya orang yang memanfaatkan lebih mulia daripada meminta maaf, saling memaafkan sangat dianjurkan untuk menabur rasa empati dan memperkokoh silaturahmi di antara sesama manusia.

    Penulis: Naira Aswa Fahira

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Ziva (Bidang MKTI)

  • Meneguhkan Pendidikan Berkemajuan, Guru Spemdaba Ikuti Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Mendalam dan Kokurikuler berbasis Teknologi

    Peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 menuntut guru untuk peka dan adaptif dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Dalam upaya tersebut, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menyelenggarakan pelatihan guru sebagai langkah peningkatkan kapasitas dan keterampilan pedagogis  yang menunjang proses pembelajaran. Ibu Tria Heni Agustina, S.Kom., M.Pd., menjadi pemateri dalam Pelatihan Penyusunan RPP dengan Pendekatan Mendalam (Deep Learning) serta Perencanaan Kokurikuler dengan tema “Mengoptimalkan Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (22/01/2026) mulai pukul 12.30 – 16.30 WIB, di ruang guru.

    Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru-guru Spemdaba sebagai wujud komitmen sekolah untuk memperdalam kompetensi pendidik yang difokuskan pada merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.  Melalui pelatihan ini, guru dibekali ruang refleksi, diskusi, dan praktik agar mampu menerjemahkan konsep pembelajaran mendalam ke dalam perencanaan yang sesuai dengan prinsip dan pengalaman belajar dengan pendekatan mendalam.

    Untuk mengawali kegiatan, kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, Abdul Rahman, S.Pd., menyampaikan dalam sambutannya bahwa ini adalah ruang belajar bersama. Mengingat sebanyak 80% guru di Spemdaba merupakan guru baru yang tergolong masih muda-muda. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan ini menjadi pemantik dan momentum untuk membangun budaya belajar yang lebih berkualitas.

    Dilanjut sesi pemaparan materi pertama, yakni tentang pendekatan Pembelajaran Mendalam yang dibahas tuntas melalui rumus 8334 (8 Dimensi Profil Lulusan, 3 Prinsip Pembelajaran Mendalam, 3 Pengalaman Belajar, dan 4 Kerangka Pembelajaran). Ibu Tria menekankan bahwa rumus ini perlu dikuasai guru di luar kepala karena menjadi dasar utama dalam penyusunan RPP.

    Pada sesi materi kedua, guru juga dibekali dengan pemahaman tentang perencanaan kokurikuler yang menjadi penguat kegiatan intrakurikuler. Forum Kombel (Komunitas Belajar) guru dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan kolaborasi, termasuk dalam merancang kegiatan kokurikuler. Dalam diskusi tersebut, teridentifikasi bahwa sebagian guru memerlukan pemahaman yang lebih mendalam terkait teknis pelaksaan. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakan pelatihan dengan menghadirkan pemateri untuk memberikan penguatan dan kejelasan konsep.

    Interaksi antara guru dengan pemateri berlangsung aktif dengan dialog interaktif. Pada setiap pembahasan, guru menyambut materi dengan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan kondisi serta kebutuhan sekolah. Diskusi pun berlangsung dengan lancar melalui dialog dan studi kasus yang dikaitkan langsung dengan permasalahan sehari-hari yang dihadapi guru Spemdaba.

    Antusias guru ini menjadi salah satu indikator untuk memperbarui dan mengembangkan ilmu. Guru tidak hanya diarahkan untung merancang pembelajaran sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai denah pembelajaran yang mampu memberikan dampak nyata bagi proses belajar murid.

    Harapan besar kembali tumbuh pascakegiatan ini, yakni terwujudnya perencanaan pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler yang lebih bermakna dan berdampak bagi murid, serta senada dengan dimensi profil lulusan yang menjadi aspek krusial dalam konteks pendidikan berkarakter saat ini.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Indah Tri Utami Ningsih

  • Pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang

    Kegiatan pembukaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP I) dilaksanakan pada Senin, 13 Januari 2026 bertempat di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Kegiatan ini merupakan agenda awal untuk menandai dimulainya pelaksanaan PLP I mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik.

    Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PLP I pada kesempatan ini berjumlah 12 orang, dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

    Acara dibuka secara resmi dengan pembukaan, sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Gema Wahyu Ilahi agar kegiatan PLP I dapat berjalan dengan lancar dan penuh manfaat. Setelah itu, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah dengan khidmat sebagai wujud rasa cinta tanah air serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

    Rangkaian acara berikutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Azrul Dwi Ramadhana selaku ketua kelompok PLP I, menyampaikan perkenalan anggota kelompok serta harapan agar pelaksanaan PLP I dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

    Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Syaiful Huda, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing PLP I di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Beliau berharap agar mahasiswa dapat memperoleh ilmu serta pengalaman tentang dunia persekolahan yang kelak dapat dijadikan bekal berharga untuk masa depan, karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan.

    Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Muhammad Reban, M.Pd. selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Balongpanggang. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa untuk menjadi pribadi yang berwibawa, seorang guru harus memiliki jiwa pengajar yang tinggi. Menurut beliau, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan untuk mengabdi, sebab menjadi guru bukan hanya mengajar, tetapi memberi teladan dan membentuk masa depan.

    Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan PLP I berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan PLP I dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi pengajaran dan profesionalisme, serta membawa pengalaman berharga dari dunia persekolahan sebagai bekal menjadi pendidik yang berilmu, berakhlak, dan berwibawa.

    Penulis: Azrul Dwi Ramadhana

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Dika

  • Refleksi Sumpah Pemuda: Satu Bahasa, Satu Bangsa, Satu Semangat Pelajar Hebat!

    Balongpanggang, 28 Oktober 2025 – Momen Sumpah Pemuda dalam serangkaian kegiatan di sekolah menjadi salah satu bentuk wujud nyata mengajak generasi penerus untuk kembali memaknai esensi perjuangan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Setiap tahun dalam pelaksanaannya diharapkan menjadi ruang refleksi untuk kembali berbenah, menyonsong perubahan, dan terus menggaungkan semangat juang.

    Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1998, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang mengajak seluruh murid Spemdaba untuk mengabadikan momen ini dalam bingkai kegiatan Nobar (Nonton Bareng) dan kuis bertema Sumpah Pemuda.

    Serangkaian kegiatan ini dimulai dari pelaksanaan upacara bendera se-Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang yang dihadiri oleh Bapak Kapolsek Balongpanggang di lapangan SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Seluruh guru dan murid kompak memakai kostum bertema pahlawan atau profesi. Hal ini sebagai salah satu bentuk semangat juang dan harapan masa depan.

    Kegiatan dilanjut oleh pengurus IPM yang diselenggarakan di musalah sekolah. Seluruh murid Spemdaba berbondong-bondong berkumpul dan mengikuti agenda selanjutnya, yakni nobar dan kuis. Film yang diputar berjudul Kadet 1947, mengisahkan tentang perjuangan kelompok Taruna Angkatan Udara Muda Indonesia yang ikut berperang melawan penjajah Belanda pada masa Agresi Militer Belanda I, tepatnya pada tahun 1947. Film ini membawa pesan bagi para pemuda untuk terus mengibarkan semangat juang dan pengorbanan demi mempertahankan kemerdekaan. Setelah itu, dilanjut dengan kuis seputar Sumpah Pemuda dengan hadiah yang menarik dan beragam. Di samping itu, IPM juga telah mempersiapkan hadiah untuk nominasi kostum terbaik yang diraih oleh Cielo dari kelas VIII-A dan Nesya dari kelas VII-A.

    Setiap momen membawa cerita yang beragam dari banyak sudut pandang, “Sebagai guru Bahasa Indonesia, saya bangga karena lewat bahasa, semangat persatuan bisa terus kita jaga, salah satunya lewat Upacara Hari Sumpah Pemuda dan serangkaian kegiatan hari ini.” ungkap Dianty Nur Fitri, S.Pd. Selain itu, lewat momen yang penuh makna ini, Lifiyatul Ummah, S.Pd., guru Pendidikan Pancasila, juga menuturkan rasa bangganya melihat antusias murid Spemdaba selama kegiatan sekaligus berpesan mereka agar tetap bersatu dalam keberagaman.

    “Hari Sumpah Pemuda selalu menjadi momen yang istimewa bagi saya sebagai guru Pendidikan Pancasila. Setiap tahun, saya merasa bangga melihat semangat para murid yang berusaha memahami makna persatuan dan cinta tanah air. Melalui peringatan ini, saya melihat bagaimana generasi muda terus tumbuh dengan semangat kebangsaan yang kuat. Pesan saya untuk anak-anak, jangan jadikan sejarah hanya untuk dihafal, tetapi juga wujud semangat yang diamalkan. Di tangan kalianlah masa depan bangsa ini ditentukan. Bersatulah dalam keberagaman, gunakan ilmu dan teknologi dengan bijak, serta teruslah berjuang membawa nama baik Indonesia. Ingatlah, Semangat Pemuda 1928.” pungkasnya.

    Seluruh murid sangat antusias dengan kegiatan hari ini yang menjadi ruang untuk menilik kembali semangat juang pemuda demi persatuan dan kesatuan bangsa.  Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan menjadi ajang untuk berselisih dan saling mengunggulkan, melainkan sebagai kekuatan untuk terus menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

    Penulis: M. Nur Akbar

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Mu’nisatuz Zahro dan IPM

  • Spirit Kepanduan Menggema: Spemdaba Dominasi Peserta Terbanyak dalam Kemah Syiar 2025

    [Balongpanggang, 5/10/2025] – Rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali, perkemahan Hizbul Wathan (HW) kembali digelar tahun ini pada 3 – 5 Oktober 2025 di Desa Karangsemanding, Balongpanggang dengan tema Sahabat Bumi. Suasana menyenangkan menyelimuti serangkaian acara 3 hari 2 malam yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Balongpanggang. Kegiatan dua tahunan ini menjadi momentum yang penuh kasih dan dinantikan oleh seluruh anggota HW dari berbagai sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut.

    Menyambut acara ini, SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, Spemdaba, telah mempersiapkan diri selama satu bulan menjelang hari pelaksanaan. Hal ini sebagai bentuk semangat serta antusias tinggi untuk mengikuti Kemah Syiar 2025 yang penuh makna. Selain itu, Spemdaba menjadi satu-satunya lembaga dengan pastisipasi terbanyak dengan total 112 peserta. Mereka terbagi menjadi 6 regu putra dan 5 regu putri yang didampingi oleh 11 guru Spemdaba.

    Kegiatan dimulai pascasalat Jumat dengan pawai yang diikuti oleh seluruh lembaga dan ortom Muhammadiyah wilayah Balongpanggang. Cuaca cerah khas musim kemarau tidak mengernyitkan semangat peserta pawai yang kemudian dilanjut dengan upacara pembukaan Kemah Syiar 2025.

    Serangkaian acara telah dipersiapkan panitia untuk menumbuhkan jiwa kepanduan, kedisiplinan, kreativitas, dan ukhuwah Islamiyah melalui berbagai kegiatan dan lomba. Terdapat tiga lomba kategori penghela SMP, yaitu drama bertema lingkungan, upcycling, dan memasak dengan bahan dasar singkong. Pada ajang lomba kebersihan tenda, Regu Sepatu, salah satu regu putri dari Spemdaba, berhasil meraih juara 3.

    Dilanjut dengan khasnya perkemahan, acara apresiasi seni dan api unggun juga tidak kalah menarik perhatian peserta, warga sekitar, dan wali murid yang turut hadir menyaksikan putra putrinya tampil di atas panggung. Kemeriahan acara tampak dari beragam tampilan peserta kemah dari berbagai lembaga yang menampilkan bakat dan kreativitas, mulai dari tari tradisional, modern, hingga kesenian kicak.

    Spemdaba, tampil memesona dengan persembahan Kolosal Semaphore yang mengiringi prosesi penyalaan api unggun. Selain itu, Spemdaba juga menampilkan Dance Semaphore –sebuah paduan kreatif antara tarian modern yang dikemas dengan ciri khas pandu HW, yaitu bendera semaphore sebagai elemen utama.

    Tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, di hari terakhir, kegiatan kemah juga diisi dengan aksi peduli sesama melalui kegiatan bakti sosial pembagian sembako kepada warga sekitar. Menariknya lagi, selaras dengan temanya, peserta kemah juga diajak untuk turut menjaga kelestarian alam dengan menanam pohon di area bumper sebagai wujud nyata cinta lingkungan.

    Indah Tri Utami Ningsih, S.Li., selaku koordinator SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang dalam kegiatan Kemah Syiar 2025, menyampaikan apresiasi setinggi-setingginya atas antusias seluruh murid Spemdaba.

    “Bangga, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu guru pendamping yang telah mendampingi siswa-siswi kita dalam menjalani kegiatan perkemahan ini. Terima kasih juga kepada Bapak Abdul Rahman, S.Pd., kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, yang telah memfasilitasi siswa-siswi kita dalam mengikuti kegiatan perkemahan ini. Tak lupa, terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid spemdaba yang telah mendukung dan membantu putra-putrinya dalam mempersiapkan menjalani kegiatan tersebut.

    Semoga kegiatan perkemahan ini menjadi pengalaman yang berharga dan kenangan indah untuk siswa-siswi dan kita semua. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari kegiatan ini.” tutur Bu Indah.

    Seluruh rangkaian acara sukses menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna. Kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa HW terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berjiwa tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Mereka akan mengenang apa yang menjadi bagian dari kisah kasih di sekolah, pulang membawa cerita, kenangan, dan semangat baru. Hitungan dua tahun terasa waktu yang lama untuk menanti pertemuan berikutnya, tetapi spirit Hizbul Wathan akan terus menyala dalam setiap langkah mereka.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Editor: Dianty Nur Fitria

    Dokumentasi: Sylvia Nurmala Dewi dan Mu’nisatuz Zahroh