Penulis: smpm2gresik@gmail.com

  • Menjejakkan Diri dalam Ruang Tumbuh Bersama Jurnalis dan Influencer Hebat

    Gelas kosong kembali ditampilkan dalam ruang yang lengkap dengan sajian butir-butir ilmu. Pengais-pengais ilmu hadir dengan kesiapan mengisi gelas itu untuk dibagikan kepada khalayak, bahwa ini adalah bagian dari katalisator. Ruang hall yang berisi orang-orang hebat terasa sejuk di tengah pemanasan dialog antara narasumber dan moderator. Pena dan kertas tak diberi kesempatan untuk tetap memaku di meja yang dibalut dengan kain hitam elegan. Sebotol air mineral turut menemani goresan pena yang memadati kertas kosong berlabel Grand Whiz.

    Kegiatan bertajuk Journalist & Influnecer Camp dengan tema  Cultivating Muhammadiyah Content Creator for Global Impact” ini digelar oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan tujuan menyongsong kiprah literasi dakwah digital Muhammadiyah di berbagai elemen. Dua narasumber dihadirkan pada Sabtu (8/11/2025) di Hotel Granz Whiz, Trawas, untuk menyulut semangat literasi peserta dalam dunia kepenulisan dan dinamika media digital.

    Suhartoko, Ketua MPID PDM Gresik sekaligus redaktur senoir giri.mu, menegaskan bahwa kegiatan ini untuk melambungkan kapasitas bagi peserta agar mampu menggerakaktifkan dakwah digital lewat berita dan konten media sosial. Selain itu, ia juga menambahkan, mengingat 90 peserta kegiatan ini berasal dari AUM se-Kabupaten Gresik, penting kiranya untuk memulai dukungan dakwah digital di tempat masing-masing sembari mengepakkan sayap lebih tinggi di berbagai platform.

    Dua pemateri dengan eksistensi yang gemilang turut menyongsong kegiatan yang berlangsung dua hari ini. Pertama, Drs. Andriono, seorang jurnalis senior, pegiat literasi, dan penulis banyak buku sukses memantik semangat menulis para peserta. Dengan gaya retorika yang ringan dan akrab memadukan bahasa Jawa membuat pemirsa merasa dekat dan mudah terhubung. Pentingnya menjadi penulis yang tidak terpengaruh cara instan menjadi topik pembuka untuk merespons sat-setnya perkembangan teknologi digital.

    “Kalau tiap hari makan roti,

    Bisa-bisa tak mau makan roti,

    Kalau tiap hari pakai ChatGPT,

    Bisa jadi hilang jati diri.” tandasnya dalam kemasan pantun.

    Menggarisbawahi paparan Lima Teknik Menulis Feature, Andriono mengenalkan teknik martabak dengan membeberkan berbagai informasi terlebih dahulu untuk melahirkan tulisan yang ideal. Selain itu, anatomi bonsai juga menjadi pelengkap dalam menajamkan pengetahuan terkait  feature. Tampilan bonsai terlihat pendek tetapi utuh dan menarik terlihat dari liukan batang dan ranting menambah nilai estetik.

    Narasumber kedua, Muhammad Irwan, CEO @infogresik, juga sukses menyulut semangat bermedia sosial. Ia menyampaikan fokus materi tentang Instagram yang menjadi salah satu media eksistensi dakwah digital melalui poster dan reels. Di hari kedua, tidak hanya reseptif menerima materi, peserta juga menjadi produktif dalam sesi praktik, yakni membuat feature (berita kisah) dan konten reels. Di era ini, dakwah perlu dibungkus dengan cara-cara yang menarik agar memiliki kesan dekat dengan setiap orang. Jika dahulu dakwah menjadi langka dan dominan dalam forum mimbar, maka saat ini dakwah dapat ditemui dalam satu kali klik, baik yang berupa tulisan maupun video singkat.

    Perjalanan dan proses ini mampu memantik setiap penulis untuk merefleksikan diri dalam balutan karya abadi. Menggoreskan pena dalam ruang digital menjadi langkah strategis untuk mentrasformasikan berbagai kabar dan informasi. Hadirnya penulis-penulis yang kompeten, dimulai dari kontributor web, menjadi langkah konkret kader Muhammadiyah menuju dakwah digital yang berdaya dan berdampak.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Panitia JIC dan Alfian Haris Budianto

  • Paduan Kata dan Karya, Murid Spemdaba Raih Dua Gelar Juara II

    Gresik – Kembali menunjukkan eksistensinya yang dikemas dalam visi sekolah BERIMAN (Berprestasi, Generasi Qur’ani, Kreatif, Mandiri), SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang berhasil meraih juara II kategori lomba pidato bahasa Arab dan Karya Ilmiah di ajang Festival Faqih Usman (FFU) ke-9 tahun 2025. Kompetisi yang rutin digelar oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik dalam bidang akademin maupun nonakademik.

    Tahun ini, Spemdaba mengirimkan delapan peserta terbaik untuk mengikuti berbagai lomba. Adapun rincian kategori dan peserta lomba yang mewakili Spemdaba adalah sebagai berikut:

    1. Pidato Bahasa Arab: Risdha Putri Utami
    2. Pidato Bahasa Inggris: Khairun Nisa
    3. Duta Sekolah: Rizka Ma’rifatussofia dan Muhammad Nur Akbar
    4. Karya Ilmiah: Naira Aswa Fahira dan M. Akbar Putra
    5. Olimpiade Matematika: Ragil Hakim
    6. Olimpiade IPA: Muhammad Ary

    Serangkaian lomba ini dilakukan secara daring dengan mengabadikan diri dalam bentuk video sebagai bagian dari babak penyisihan dalam rentang waktu 20 September hingga 16 Oktober 2025. Berdasarkan hasil penyisihan, enam peserta terbaik dari masing-masing kategori lomba akan masuk ke babak final secara luring pada Sabtu, 1 November 2025 di Hall Sang Pencerah, Universitas Muhammadiyah Gresik. Ini adalah momen puncak kegiatan yang mempertemukan para finalis semua kategori lomba untuk memperebutkan juara.

    Rizka dan Akbar, sebagai Duta Sekolah, tampil dengan menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik dan sopan santun yang mencerminkan karakter murid Spemdaba. Meski belum berhasil meraih kemenangan, Rizka dan Akbar tetap menunjukkan semangatnya dengan bersiap mencoba di kesempatan yang lain.

    Kategori olimpiade MIPA yang diikuti oleh Ary dan Ragil, menjadi pengalaman yang berkesan mengingat ini adalah momen lomba pertama yang mereka ikuti. Kegagalan masuk babak final menjadi motivasi bagi mereka untuk belajar dan berlatih lebih giat lagi.

     “Kekalahan kali ini bukan akhir, melainkan langkah awal menuju kesuksesan berikutnya.” semangat Akbar.

    Putri dan Nisa juga tampil percaya diri dalam menyampaikan pidatonya dengan pelafalan yang jelas serta intonasi yang tepat. Putri berhasil meraih juara II. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang tidak hanya berjalan di dalam kelas, tetapi juga mampu bersaing dalam kompetisi di luar kelas. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengasah kemampuan berbahasa dan berani tampil di depan umum.

    Tidak kalah menarik, tim Karya Ilmiah, Naira dan Akbar, juga berhasil meraih juara yang sama. Mereka mengangkat judul “Pemanfaatan Nasi Basi sebagai Sumber Mikroorgnisme Lokal (MOL) dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Cangkang Telur” yang terkesan sederhana namun memberi dampak yang bermakna. Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan ilmu pengetahuan. Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, melainkan juga menjadi bukti bahwa ide sederhana dapat membawa perubahan besar jika dikemas dengan kreativitas dan kerja keras. Melalui lomba ini, murid belajar untuk berpikir kritis, meneliti, dan menyampaikan gagasan ilmiah secara sistematis.

    “Kemenangan bukan satu-satunya tujuan, yang terpenting adalah pengalaman dan semangat belajar yang didapat dari lomba ini.” tegas Naira.

    Kepala SMP Muhammadiyah 2 menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat juang, kerja keras, serta dedikasi murid dan guru pembina lomba sepanjang proses kompetisi. Beliau menegaskan bahwa kemenangan adalah bonus, pengalaman dalam berproses yang menjadi modal utama untuk tetap tumbuh dan berkembang.

    Guru pembina lomba juga turut mengapresiasi semangat murid Spemdaba dalam ajang ini. Dianty Nur Fitri, S.Pd., selaku guru pembina pidato bahasa Arab, menuturkan, “Sejak awal saya sudah menyampaikan kepada Putri bahwa ia memiliki kemampuan lebih dari yang ia kira. Ia hanya perlu percaya diri dan yakin bisa menampilkan yang lebih baik saat final. Hari ini terbukti, meskipun awalnya masuk final di urutan keenam, Putri berhasil meraih juara II.”

    Sebagai guru pembina ekstrakurikuler dan lomba Karya Ilmiah, Mu’nisatuz Zahroh, S.Pd. juga menegaskan bahwa apapun hasilnya tetaplah percaya pada proses. Semangat berproses itulah yang membawa mereka meraih juara.

    Dengan kemenangan ini, Spemdaba kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, beriman, dan berprestasi. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

    Penulis: Rizka Ma’rifatussofia

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Mu’nisatuz Zahroh

  • Refleksi Sumpah Pemuda: Satu Bahasa, Satu Bangsa, Satu Semangat Pelajar Hebat!

    Balongpanggang, 28 Oktober 2025 – Momen Sumpah Pemuda dalam serangkaian kegiatan di sekolah menjadi salah satu bentuk wujud nyata mengajak generasi penerus untuk kembali memaknai esensi perjuangan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Setiap tahun dalam pelaksanaannya diharapkan menjadi ruang refleksi untuk kembali berbenah, menyonsong perubahan, dan terus menggaungkan semangat juang.

    Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1998, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang mengajak seluruh murid Spemdaba untuk mengabadikan momen ini dalam bingkai kegiatan Nobar (Nonton Bareng) dan kuis bertema Sumpah Pemuda.

    Serangkaian kegiatan ini dimulai dari pelaksanaan upacara bendera se-Perguruan Muhammadiyah Balongpanggang yang dihadiri oleh Bapak Kapolsek Balongpanggang di lapangan SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang. Seluruh guru dan murid kompak memakai kostum bertema pahlawan atau profesi. Hal ini sebagai salah satu bentuk semangat juang dan harapan masa depan.

    Kegiatan dilanjut oleh pengurus IPM yang diselenggarakan di musalah sekolah. Seluruh murid Spemdaba berbondong-bondong berkumpul dan mengikuti agenda selanjutnya, yakni nobar dan kuis. Film yang diputar berjudul Kadet 1947, mengisahkan tentang perjuangan kelompok Taruna Angkatan Udara Muda Indonesia yang ikut berperang melawan penjajah Belanda pada masa Agresi Militer Belanda I, tepatnya pada tahun 1947. Film ini membawa pesan bagi para pemuda untuk terus mengibarkan semangat juang dan pengorbanan demi mempertahankan kemerdekaan. Setelah itu, dilanjut dengan kuis seputar Sumpah Pemuda dengan hadiah yang menarik dan beragam. Di samping itu, IPM juga telah mempersiapkan hadiah untuk nominasi kostum terbaik yang diraih oleh Cielo dari kelas VIII-A dan Nesya dari kelas VII-A.

    Setiap momen membawa cerita yang beragam dari banyak sudut pandang, “Sebagai guru Bahasa Indonesia, saya bangga karena lewat bahasa, semangat persatuan bisa terus kita jaga, salah satunya lewat Upacara Hari Sumpah Pemuda dan serangkaian kegiatan hari ini.” ungkap Dianty Nur Fitri, S.Pd. Selain itu, lewat momen yang penuh makna ini, Lifiyatul Ummah, S.Pd., guru Pendidikan Pancasila, juga menuturkan rasa bangganya melihat antusias murid Spemdaba selama kegiatan sekaligus berpesan mereka agar tetap bersatu dalam keberagaman.

    “Hari Sumpah Pemuda selalu menjadi momen yang istimewa bagi saya sebagai guru Pendidikan Pancasila. Setiap tahun, saya merasa bangga melihat semangat para murid yang berusaha memahami makna persatuan dan cinta tanah air. Melalui peringatan ini, saya melihat bagaimana generasi muda terus tumbuh dengan semangat kebangsaan yang kuat. Pesan saya untuk anak-anak, jangan jadikan sejarah hanya untuk dihafal, tetapi juga wujud semangat yang diamalkan. Di tangan kalianlah masa depan bangsa ini ditentukan. Bersatulah dalam keberagaman, gunakan ilmu dan teknologi dengan bijak, serta teruslah berjuang membawa nama baik Indonesia. Ingatlah, Semangat Pemuda 1928.” pungkasnya.

    Seluruh murid sangat antusias dengan kegiatan hari ini yang menjadi ruang untuk menilik kembali semangat juang pemuda demi persatuan dan kesatuan bangsa.  Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan menjadi ajang untuk berselisih dan saling mengunggulkan, melainkan sebagai kekuatan untuk terus menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

    Penulis: M. Nur Akbar

    Editor: Dwiki Ayu Pramudya

    Dokumentasi: Mu’nisatuz Zahro dan IPM

  • Spirit Kepanduan Menggema: Spemdaba Dominasi Peserta Terbanyak dalam Kemah Syiar 2025

    [Balongpanggang, 5/10/2025] – Rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali, perkemahan Hizbul Wathan (HW) kembali digelar tahun ini pada 3 – 5 Oktober 2025 di Desa Karangsemanding, Balongpanggang dengan tema Sahabat Bumi. Suasana menyenangkan menyelimuti serangkaian acara 3 hari 2 malam yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Balongpanggang. Kegiatan dua tahunan ini menjadi momentum yang penuh kasih dan dinantikan oleh seluruh anggota HW dari berbagai sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut.

    Menyambut acara ini, SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, Spemdaba, telah mempersiapkan diri selama satu bulan menjelang hari pelaksanaan. Hal ini sebagai bentuk semangat serta antusias tinggi untuk mengikuti Kemah Syiar 2025 yang penuh makna. Selain itu, Spemdaba menjadi satu-satunya lembaga dengan pastisipasi terbanyak dengan total 112 peserta. Mereka terbagi menjadi 6 regu putra dan 5 regu putri yang didampingi oleh 11 guru Spemdaba.

    Kegiatan dimulai pascasalat Jumat dengan pawai yang diikuti oleh seluruh lembaga dan ortom Muhammadiyah wilayah Balongpanggang. Cuaca cerah khas musim kemarau tidak mengernyitkan semangat peserta pawai yang kemudian dilanjut dengan upacara pembukaan Kemah Syiar 2025.

    Serangkaian acara telah dipersiapkan panitia untuk menumbuhkan jiwa kepanduan, kedisiplinan, kreativitas, dan ukhuwah Islamiyah melalui berbagai kegiatan dan lomba. Terdapat tiga lomba kategori penghela SMP, yaitu drama bertema lingkungan, upcycling, dan memasak dengan bahan dasar singkong. Pada ajang lomba kebersihan tenda, Regu Sepatu, salah satu regu putri dari Spemdaba, berhasil meraih juara 3.

    Dilanjut dengan khasnya perkemahan, acara apresiasi seni dan api unggun juga tidak kalah menarik perhatian peserta, warga sekitar, dan wali murid yang turut hadir menyaksikan putra putrinya tampil di atas panggung. Kemeriahan acara tampak dari beragam tampilan peserta kemah dari berbagai lembaga yang menampilkan bakat dan kreativitas, mulai dari tari tradisional, modern, hingga kesenian kicak.

    Spemdaba, tampil memesona dengan persembahan Kolosal Semaphore yang mengiringi prosesi penyalaan api unggun. Selain itu, Spemdaba juga menampilkan Dance Semaphore –sebuah paduan kreatif antara tarian modern yang dikemas dengan ciri khas pandu HW, yaitu bendera semaphore sebagai elemen utama.

    Tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, di hari terakhir, kegiatan kemah juga diisi dengan aksi peduli sesama melalui kegiatan bakti sosial pembagian sembako kepada warga sekitar. Menariknya lagi, selaras dengan temanya, peserta kemah juga diajak untuk turut menjaga kelestarian alam dengan menanam pohon di area bumper sebagai wujud nyata cinta lingkungan.

    Indah Tri Utami Ningsih, S.Li., selaku koordinator SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang dalam kegiatan Kemah Syiar 2025, menyampaikan apresiasi setinggi-setingginya atas antusias seluruh murid Spemdaba.

    “Bangga, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu guru pendamping yang telah mendampingi siswa-siswi kita dalam menjalani kegiatan perkemahan ini. Terima kasih juga kepada Bapak Abdul Rahman, S.Pd., kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, yang telah memfasilitasi siswa-siswi kita dalam mengikuti kegiatan perkemahan ini. Tak lupa, terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid spemdaba yang telah mendukung dan membantu putra-putrinya dalam mempersiapkan menjalani kegiatan tersebut.

    Semoga kegiatan perkemahan ini menjadi pengalaman yang berharga dan kenangan indah untuk siswa-siswi dan kita semua. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran berharga dari kegiatan ini.” tutur Bu Indah.

    Seluruh rangkaian acara sukses menghadirkan suasana kebersamaan yang penuh makna. Kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa HW terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berjiwa tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Mereka akan mengenang apa yang menjadi bagian dari kisah kasih di sekolah, pulang membawa cerita, kenangan, dan semangat baru. Hitungan dua tahun terasa waktu yang lama untuk menanti pertemuan berikutnya, tetapi spirit Hizbul Wathan akan terus menyala dalam setiap langkah mereka.

    Penulis: Dwiki Ayu Pramudya

    Editor: Dianty Nur Fitria

    Dokumentasi: Sylvia Nurmala Dewi dan Mu’nisatuz Zahroh

  • Eksistensi Kopasmuda Ukir Prestasi di LKBB Tingkat SMP Se-Jawa Timur

    Ekstrakurikuler paskibra SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang yang dikenal dengan akronim Kopasmuda, berhasil membawa prestasi yang membanggakan dalam ajang Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB). Meski dengan pengalaman yang terbilang belum panjang, murid yang tergabung dalam Kopasmuda gigih berlatih dan siap berkiprah dalam setiap kompetisi yang ada.

    Kegiatan ini adalah ajang kompetisi LKBB Punokawan Season 1 2025 yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Kembangbahu. Sebanyak 13 murid terbaik Spemdaba yang tergabung dalam Kopasmuda (Komando Paskibra Spemdaba) berdiri tegap dalam barisan kebanggaan sekolah. Mereka adalah:

    1. Adinda Anjelina Okfafia
    2. Mawlana Jalaluddin Rumi
    3. Rheza Pramudya Egi Ramadhan
    4. Muhammad Jibran Alfath
    5. Miftahul Jannah
    6. Muhammad Derrida
    7. Moch Ananda Putra Rivaldi
    8. Muhammad Neo Dwi Anugrah
    9. Elsa Anindya Rahma
    10. Vicky Febrian K.U
    11. Rafael Sulton Mahdi Andika Putra
    12. Rizka Ma’rifatussofia
    13. Muhammad Nur Akbar

    Tim yang diketuai Neo ini tampil dengan penuh percaya diri pada Minggu, 28 September 2025 di lokasi sekolah penyelenggara, yaitu SMA Negeri 1 Kembangbahu, Lamongan. Dengan kegigihan dalam berlatih, Kopasmuda eksis sebagai Juara 3 Mula dan pulang membawa piala serta sertifikat.

    Prestasi ini adalah bukti konkret bahwa mereka berhasil menunjukkan performa terbaik dihadapan juri dan penonton sekaligus bersaing dengan 19 tim dari berbagai sekolah SMP di Jawa Timur.

    “Latihan yang konsisten tentu akan membuahkan hasil, dan ini adalah hasil dari langkah itu. Semangat mereka luar biasa, antusias tinggi, kompak, dan punya tekad mau berkembang. Selamat untuk Kopasmuda, semoga bisa terus mencetak prestasi di kompetisi lainnya.” Ujar kepala sekolah.

    Bang Lian, selaku pembina, menegaskan, “Ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi ini adalah awal perjuangan-perjuangan selanjutnya.” Senada dengan itu, Neo sebagai pemimpin tim juga menambahkan bahwa menang itu hanyalah bonus, “Yang penting itu proses kita di setiap langkah maupun di setiap detik yang kita lewati.” lanjutnya.

    Tidak hanya terkungkung pada hasil, keikutsertaan dalam LKBB juga menjadi salah satu bentuk pembelajaran bagi tim. Mereka tidak hanya berlatih baris-berbaris, tetapi juga menumbuhkembangkan nilai-nilai kedisiplinan, kolaborasi, dan leadership yang sejalan dengan karakter paskibra.

    Selamat dan sukses untuk Kopasmuda, teruslah menginspirasi!

    Dokumentasi: Alfian Haris Budianto

  • Murid Spemdaba Antusias Sambut Program Makanan Bergizi Gratis

    [Gresik, 16 September 2025] – Perdana hadir di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, murid Spemdaba sangat antusias menikmati Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG bertujuan untuk memastikan setiap murid menerima asupan nutrisi yang memadai guna menunjang tumbuh kembang yang optimal dan menciptakan konsentrasi belajar melalui gizi seimbang.

    Jam istirahat kedua, setelah salat dhuhur, masing-masing murid mendapatkan satu porsi MBG menu hamburger dengan komposisi roti, keju, tempe, telur orak-arik, selada, tomat, dan buah anggur. Pelaksanaan kegiatan hari ini berlangsung dengan tertib yang dikoordinatori oleh Bu Lilik dan Bu Sylvi.

    “Menu hari ini tentunya sudah memenuhi standar gizi dari komposisinya yang lengkap. Namun, rasanya ada yang kurang karena menu hari ini belum dilengkapi dengan susu yang juga dinantikan anak-anak. Mereka sangat senang dengan adanya MBG. Totalnya ada 118 porsi MBG dari dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Babatan, Balongpanggang. Semoga kedepannya semakin baik dan selalu diberi kelancaran.” ujar Bu Lilik.

    Arraffa, ketua kelas VII-A, juga mengungkapkan rasa senangnya setelah menikmati MBG hari pertama.

    “Senang sekali bisa menikmati makanan bergizi di sekolah, biasanya hanya melihat di media sosial di sekolah-sekolah lain. Hari ini pertama kali menikmati MBG bersama teman-teman. Tidak sabar dengan menu-menu yang lain besok.” ungkapnya.

    Koordinator MBG Spemdaba, Bu Lilik, akan terus berupaya memastikan program ini dapat berjalan lancar di hari-hari berikutnya. Di dukung oleh semua guru dan tenaga kependidikan, sekolah berkomitmen untuk melakukan monitoring rutin agar pelaksanaan program ini sesuai dengan prosedur pemerintah.

    Resmi dimulainya program ini di Spemdaba, diharapkan calon generasi penerus bangsa dapat merasakan dampak nyata berupa peningkatan kesehatan yang berimbas pada kualitas fokus belajar serta terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Murid tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara akademik maupun nonakademik untuk mendukung dalam mencapai potensi terbaiknya sesuai dengan kodrat alam dan zaman.

    Dokumentasi: Dwiki Ayu Pramudya

  • Peringati Maulid Nabi Muhammad saw. 1447 H, Spemdaba Hadirkan Nuansa Religius di Masjid Namira Lamongan

    Kegembiraan dan suasana religius menyatu di halaman sekolah pada Kamis (4/9/2025) sebelum keberangkatan menuju Masjid Namira. Salah satu agenda PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang adalah Maulid Nabi Muhammad saw. yang dilaksanakan rutin setiap tahun. Acara ini berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna mulai pukul 7.30 – 13.00 WIB yang bertujuan untuk menumbuhkan syukur atas nikmat Allah Swt., menegaskan kecintaan yang lebih mendalam kepada Rasulullah saw., serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.

    Berbeda dengan kultur sebelumnya, kali ini Spemdaba mengajak seluruh murid dan guru berkunjung ke Masjid Namira yang beralamat di Jalan Raya Mantup No. KM. 5, Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, dengan mengendarai odong-odong atau kereta mini. Masjid ini tampil mewah dengan gaya arsitektur berkiblat Timur Tengah, yakni didukung dengan fasilitas yang mirip dengan Masjid Namirah yang berada di Arab Saudi. Lebih dari itu, keberadaan kiswah Ka’bah di dalam masjid juga menarik perhatian dengan kesan kemegahan yang berbeda dari masjid-masjid yang lain. Didatangkan langsung dari Masjidilharam, Arab Saudi, kiswah Ka’bah ditempel pada bagian dinding mihrab imam dengan pelindung kaca tebal sehingga tidak sembarangan dapat disentuh oleh pengunjung untuk menjaga keautentikannya.

    Murojaah surat Al-Adiyat hingga An-Nas mengalun merdu di dalam masjid yang dipandu oleh Ustazah Indah untuk mengawali kegiatan. Acara inti diisi dengan kajian motivasi islami yang disampaikan oleh Ustaz Muslikh. Beliau membawakan tema “Keteladanan sampai Akhir Hayat” dengan mempertegas bahwa peringatan Maulid Nabi adalah refleksi kelahiran insan termulia di muka bumi ini. Beliau pun menyampaikan sifat-sifat Rasulullah saw. yang seyogianya ditanamkan dalam diri setiap murid Spemdaba.

    Di sisi lain, seluruh dewan guru Spemdaba juga kompak mempersiapkan hadiah yang dibungkus kertas coklat sebagai bentuk apresiasi kepada murid yang aktif menjawab pertanyaan selama materi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi murid dalam serangkaian acara yang diikuti. Akbar, salah satu murid yang berhasil menjawab pertanyaan mengaku sangat senang dengan acara ini, “Kegiatan Maulid Nabi Muhammad saw. kali ini sangat-sangat menyenangkan dari awal kita berangkat naik odong-odong yang di situ terdapat teman-teman yang riang gembira dan bercanda tawa, kemudian kita mengaji bersama Ustaz Muslikh. Bertambah seru lagi ketika Bapak/Ibu guru membawa doorprize yang cukup banyak untuk murid yang berhasil menjawab. Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan satu. Acara ini menjadi hal penuh makna dan ilmu yang kita dapatkan dari kajian tersebut. Semoga acara ini rutin dilaksanakan dengan suasana yang lebih baru.” tuturnya.

    Melihat antusias guru dan murid Spemdaba, kepala sekolah, Abdul Rahman, turut bangga dan menegaskan komitmen sekolah untuk terus berinovasi menghadirkan kegiatan yang membawa kegembiraan sekaligus memperkuat pendidikan karakter, sejalan dengan motto Spemdaba: berprestasi, generasi islami, kreatif, dan mandiri. Selain itu, Alfian Haris Budianto, selaku kesiswaan, juga berharap setiap murid dapat memetik hikmah dari setiap kegiatan sekolah, “Suasana peringatan Maulid Nabi yang penuh kekhidmatan dan keceriaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.”

    Acara yang ditutup dengan makan nasi kuning bersama dan salat dhuhur berjamaah ini tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga mendalam dan penuh makna. Para murid diharapkan mampu menghidupkan nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

    (Dokumentasi: Alfian Haris Budianto)

  • Pashmina PDNA Gresik Menyapa Remaja Spemdaba: Menabur Benih Percaya Diri, Tumbuh lebih Tangguh

    Tumbuh kembang usia remaja menjadi atensi yang cukup serius bagi orang tua dan guru sebagai pendamping proses belajar anak. Masa remaja adalah fase penuh tantangan, mengingat karakter dan jati diri mereka mulai terbentuk. Menyadari hal itu, program Pashmina sangat relevan untuk membekali para murid agar siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri. Sayyidah Nuriyah, S.Psi., seorang Motivator Pashmina PDNA (Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisiyah) Gresik sekaligus Ketua Departemen Pusintek PDNA Gresik menjadi pemateri di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang pada Selasa, 26 Agustus 2025.

    Pashmina adalah singkatan dari Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah, yang merupakan program kerja dari organisasi Nasyiatul Aisyiyah (NA) untuk memberikan edukasi kesehatan, persiapan remaja, dan pemberdayaan masyarakat. Fokus program ini adalah memberikan edukasi kesehatan, persiapan masa remaja, dan pemberdayaan masyarakat. Pada kesempatan ini, sebanyak 15 orang pengurus dari PDNA dan PCNA serta didampingi oleh 2 orang dari puskesmas Balongpanggang turut hadir menyukseskan agenda Pashmina.

    Seminar menjadi acara inti yang disampaikan oleh Ibu Sayyidah Nuriyah, S.Psi. didampingi Ibu Nur Fadillah, S.Pd. sebagai moderator. Topik yang disampaikan sangat relevan dengan era digital yang saat ini akrab dengan remaja, yakni berjudul “Menjadi Remaja Percaya Diri dan Tangguh”. Pemateri berdialog interaktif dengan murid Spemdaba selama 30 menit dengan metode tanya jawab dan kuis sehingga murid juga sangat antusias dalam mencerna materi. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh murid kelas VII dan IX, sedangkan kelas VIII bertepatan dengan jadwal ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) 2025.

    Dalam pemaparannya, Sayyidah menjelaskan bahwa percaya diri berarti yakin pada kemampuan diri sendiri, sementara tangguh berarti mau bangkit dan mencoba kembali meski pernah gagal. Ia juga membagikan kiat-kiat agar remaja bisa tumbuh percaya diri dan tangguh, yaitu dengan mengenali potensi diri, berani mencoba, serta senantiasa berdoa dan bertawakal. “Remaja yang percaya diri dan tangguh bukanlah mereka yang sekadar ikut-ikutan, melainkan mereka yang berani memilih jalan kebenaran,” tegasnya.

    Setelah kegiatan seminar, murid Spemdaba diajak untuk mengunjungi lima pos kesehatan yang telah disiapkan. Pos pertama untuk mengukur tinggi badan dan berat badan, kedua mengukur tensi darah, ketiga cek gizi, keempat konsultasi psikologi, dan kelima pembagian kudapan.  Sebelum kegiatan tersebut dimulai, para murid terlebih dahulu mengonsumsi tablet tambah darah secara bersama. Bagi perempuan, tablet ini bermanfaat untuk menggantikan darah yang banyak hilang saat menstruasi, sementara bagi laki-laki berfungsi sebagai penambah zat besi untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh.

    Berkaca dari masifnya informasi di era ini, diharapkan remaja menjadi bijak dan selektif dalam mengakses media sosial. Mereka sangat akrab dengan informasi yang belum diketahui kebernarannya. Mengingat tidak semua informasi telah diberikan sesuai dengan fakta yang ada. Pemateri menuturkan, “Harapannya di era gempuran gadget dan media sosial yang luar biasa ini, remaja tidak terjebak dalam fenomena FOMO (fear of missing out) seperti ikut ikutan yang viral atau lainnya. Mereka harus percaya pada kemampuan diri sendiri,  tahu potensi yang ada pada diri sendiri, dan mau mencoba mengembangkan potensi yang ada serta tangguh/tidak mudah menyerah dalam kondisi sulit, karena mereka paham bahwa tugas manusia hanya berikhtiar untuk hasil sepenuhnya urusan Allah Swt. yang kita kenal dengan konsep berdoa dan bertawakal.” pungkasnya.

    Foto diambil oleh: Adila As Shahidah

  • PENGUMUMAN KELULUSAN 2026

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Salam sejahtera untuk kita semua,

    Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat menyampaikan hasil kelulusan siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang tahun ajaran 2025/2026. Sesuai Surat Edaran diatas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Nomor: 400.3.5.1/1584/437.53/2026. Pengumuman kelulusan ini akan disampaikan pada hari Selasa, 2 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Untuk Pengumuman Kelulusan Kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang melalui website resmi sekolah di . Untuk mengakses pengumuman tersebut, siswa hanya perlu menyiapkan NISN (10 digit) masing-masing.

    Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh siswa kelas IX yang telah berjuang keras selama tiga tahun ini.

    1. Tidak Mencoret-coret Pakaian Seragam Sekolah

    Kelulusan adalah momen bersejarah dalam hidup kalian, dan kita harus merayakannya dengan cara yang bijaksana. Kami mengimbau agar tidak mencoret-coret pakaian seragam sekolah. Seragam adalah simbol kebanggaan dan kenangan selama kalian menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah Balongpanggang-Gresik . Simpanlah seragam kalian sebagai kenang-kenangan yang berharga.

    1. Menjaga Ketertiban Umum

    Sebagai generasi muda yang bertanggung jawab, mari kita jaga ketertiban umum. Rayakan kelulusan kalian dengan cara yang tidak mengganggu ketenangan masyarakat sekitar. Ingatlah bahwa sikap dan perilaku kita mencerminkan kualitas diri dan pendidikan yang telah kalian peroleh.

    1. Tidak Melakukan Konvoi Kendaraan

    Kami juga mengingatkan untuk tidak melakukan konvoi kendaraan yang berlebihan di jalan raya. Selain membahayakan diri sendiri, hal ini juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah prioritas utama, jadi mari kita hindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

    1. Bersyukur atas Pengumuman Kelulusan

    Kelulusan ini adalah hasil dari kerja keras kalian, dukungan orang tua, serta bimbingan dari para guru. Oleh karena itu, mari kita syukuri hasil yang telah kita capai. Bagi yang lulus, ini adalah awal dari perjalanan baru menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bagi yang belum lulus, jangan berkecil hati. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus berusaha dan belajar lebih giat lagi. Kami percaya bahwa setiap dari kalian memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan di masa depan.

    5. Surat Keterangan Lulus (SKL)

    Surat Keterangan Lulus dikirim berupa softfile PDF melalui wapri masing-masing pada Rabu, 3 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB

    Akhir kata, kami mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah lulus. Semoga kalian terus berprestasi dan membawa nama baik SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang-Gresik di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk siswa yang belum lulus, jangan putus asa, tetap semangat, dan jadikan ini sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri.

    Terima kasih atas perhatian dan kerja sama kalian semua.

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Pengumuman Kelulusan dapat diakses via wapri pada link berikut saat waktu telah tiba:

    Penghitung Waktu Mundur Kelulusan

    Pengumuman Kelulusan Akan Segera Dibuka!

    Hitung mundur menuju pengumuman:

    Hari Jam Menit Detik
    Waktu Pengumuman Telah Tiba!
  • Siswa Spemdaba Sabet Juara Harapan 1 Lomba Tari di Icon Mall Gresik

    Siswa Spemdaba Sabet Juara Harapan 1 Lomba Tari di Icon Mall Gresik

    Balongpanggang – Kabar membanggakan datang dari SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba). Tim tari sekolah yang beranggotakan lima siswi berprestasi berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam lomba tari yang diselenggarakan di Icon Mall Gresik pada Minggu, 11 Mei 2025.

    Kelima siswi yang mengharumkan nama sekolah tersebut adalah:

    1. Miftahul Jannah
    2. Khoirunnisa
    3. Aira Qorina Tajuddin
    4. Niken Almira Wibowo
    5. Nasya Calista Mackenzi

    Penampilan memukau dari tim Spemdaba berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Dengan gerakan yang lincah, harmonis, dan penuh semangat, mereka membawakan tarian yang memukau dan berhasil meraih posisi Juara Harapan 1 dalam kompetisi bergengsi tersebut.

    Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh tim tari sekolah. Beliau berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus mengembangkan bakat dan minatnya di berbagai bidang.

    “Kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak. Kerja keras dan semangat mereka dalam berlatih membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi-prestasi lainnya,” ujar Kepala Sekolah.

    Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang dan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi.

    #spemdaba

    #beriman

    #iconmall